klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Peringati Harlah, Begini Cara Ponpes Modern Muslimah Tuban Gelar Pengajian Saat Pandemi Covid-19

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Tuban - Dalam rangka memperingati milad ke-3 di tengah pandemi Covid-19, Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Muslimah Tuban menggelar pengajian virtual internasional. Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu (15/8/2021) dengan mengundang K.H Ahmad Muwafieq ini sekaligus sebagai momen peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di Ponpes Modern Muslimah Tuban.

[irp]

Ketua Yayasan, Muhammad Anshori mengatakan bahwa para santri telah memberikan sesuatu yang berbeda dari pondok pesantren lainnya. Sebab di dalam pondok akan diajarkan wawasan yang diharapkan bermanfaat di masa mendatang. “Santri diajarkan tentang entrepreneur, bagaimana santri harus bisa mandiri, punya life skill dan itu diwajibkan bagi semua santri,” ujarnya.

Di sisi lain, santri yang mondok juga diajarkan untuk menghafal hadis serta artinya dan dituntut untuk bisa berbahasa asing, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin. Tidak cukup itu, namun juga ditambah harus bisa berlajar entrepreneur, mandiri dan sukses.

“Dan di pesantren ini memberikan perbedaan bahwa santri harus bisa hafal minimal 300 hadis bersama artinya plus rowi, ditambah lagi dengan bisa menghafal alquran dan bisa babasa asing, khususnya bahasa Inggris dan bahasa Mandarin,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tuban, M. Miyadi sangat memberikan dorongan penuh atas adanya pondok muslimah yang sudah berdiri 3 tahun tersebut. “Kami sangat memberikan dorongan, motivasi dan apresiasi, kepada Pondok Pesantren Modern Muslimah Tuban yang sudah 3 tahun berdiri di komplek Manunggal Selatan agak ke timur,” tuturnya.

Harapannya, seluruh pengurus dan kru yayasan beserta para santri dapat melaksanakan dan menjalankan tugas dengan baik. “Semoga pengurus, kru yayaan dapat menjalankan tugas dengan baik sehigga visi dan misi yang telah dikeluarkan dapat terlaksana dengan baik, serta mampu menjaga mutu dan kualitas dan pendidikan secara profesional,” harapnya. (Mustaqim/nul)

Editor :