klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Khawatir Radiasi, Warga Gresik Lihat Gerhana Bulan Dengan Alat Seadanya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Anggota Gresik Astronomi Club bersama warga Ujungpangkah melihat gerhana matahari dengan beberapa alat sederhana. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)
Anggota Gresik Astronomi Club bersama warga Ujungpangkah melihat gerhana matahari dengan beberapa alat sederhana. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Anggota Gresik Astronomi Club melakukan aktivitas melihat fenomena alam gerhana matahari yang viral di media sosial. Mereka memakai alat sederhana untuk menikmati penampakan tak biasa matahari pada Kamis (26/12/2019) siang. Gerhana matahari yang tidak muncul setiap saat itu memang menjadi tontonan warga, tetapi mereka diminta tidak menonton dengan mata telanjang.

[irp]

Sekitar pukul 11.30, warga berkumpul di beberapa lokasi untuk melihat fenomena tersebut. Mereka menggunakan alat seadanya mulai teleskop, teropong, klise foto bekas, dan memakai kacamata khusus antiradiasi.

Selain orang dewasa, anak-anak juga antusias melihat gerhana matahari cincin. Para warga kemudian melaksanakan salat gerhana bersama-sama di masjid setempat.

"Usai melihat gerhana matahari. Kita melaksanakan salat gerhana," kata Miftahul Huda, salah satu warga usai melihat gerhana matahari cincin di pelataran Masjid Mambaus Solihin, Desa Bolo, Ujungpangkah Gresik.

Huda menenerangkan, warga di Ujungpangkah dipandu oleh anggota Gresik Astronomi Club yang bekerjasama dengan mahasiswa Institut Agama Islam Qomaruddin (IAIQ) Bungah dalam melakukan pengamatan di area tersebut.

"Pengamatan yang dilakukan ini juga menjadi pembelajaran ke warga cara melihat gerhana yang aman seperti apa," tambahnya.

Sementara itu, anggota Gresik Astronomi Club Nurizzah menambahkan, dengan alat sederhana para warga sudah bisa melihat fenomena yang langka ini. Selain teropong dan teleskop, untuk bisa melihat gerhana matahari, warga bisa menggunakan alat sederhana seperti kacamata radiasi, klise foto bekas, serta piringan CD berwarna hitam.

[irp]

"Jadi dengan alat sederhana pun bisa menjadi media untuk melihat gerhana matahari agar aman dan tidak membahayakan mata," pungkasnya. (iz/bro)

Editor :