KLIKJATIM.Com | Magetan - Satgas Covid 19 bertindak tegas. Mereka membubarkan hajatan resepsi pernikahan di Desa Mojorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.
[irp]Kejadian itu terekam dalam video amatir warga. Dalam rekaman tampak masih ada dekorasi, tamu berdatangan. Pun ada hiburan elekton dan 2 penyanyi.
Namun, hajatan itu seketika bubar. Pasalnya Satgas Covid 19 Magetan datang. Mereka memberikan pengertian bahwa hajatan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak diperbolehkan
"Video itu memang benar. Kemarin ada satu yang kami bubarkan satu hajatan resepsi pernikahan, " ujar Sekretaris Satgas Covid 19, Ari Budi Santosa, Selasa (13/7/2021).
Dia mengaku, satgas harus membubarkan acara itu. Karena sesuai aturan PPKM Mikro Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomer 19 tidak diperbolehkan mengadakan hajatan apapun bentuknya.
"Yang boleh hanya ijab saja. Itupun tamu terbatas. Hanya dari KUA dan keluarga inti, " kata Ati.
Menurutnya, Satgas Covid 19 datang ke lokasi. Langsung membubarkan dan memberi pengertian bahwa tidak boleh ada hajatan.
"Apalagi dari laporan yang diterima ada 2000 undangan. Itu kan tidak boleh, " tambah yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan.
Selain hajatan resepsi pernikahan di Mojorejo, kata dia, juga ada satu lagi. Namun bukan pembubaran. Satgas Covid 19 datang ke lokasi memberi pengertian tidak boleh hajatan.
"Yang satunya itu mau akan mengadakan hajatan. Sudah lengkap mulai dekor dan lain-lain. Kami datangi juga daripada terlanjur, " bebernya.
Untuk yang kedua, kata dia, tuan rumah juga mau mengerti. Mereka juga langsung membongkar dekor dan semua yang berhubungan dengan hajatan.
Pun hingga kini, Satgas Covid 19 Magetan udah mencabut acara belasan acara hajatan. "Ada 16 acara hajatan yang kami cabut ijinnya, " tegasnya.
Dia menjelaskan jika dari 16 atau warga lain nekat mengadakan tentu ada sanksinya. "Yang jelas kami bubarkan, " pungkasnya. (ris)
Editor : Fauzy Ahmad
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …
Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait
KLIKJATIM.Com | Jember – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jember secara resmi memperkenakan kantor sekretariat barunya yang berlokasi di Jalan…