KLIKJATIM.Com | Gresik – Tensi politik menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Gresik tahun 2020 mulai meningkat. Setelah PKB dan PDI-P sepakat menyatakan koalisi, kini dua pentolan partai yang disebut-sebut sebagai bakal calon kuat dalam Pilkada Gresik sedang berebut kekuatan koalisi.
Kali ini, PKB dan Partai Gerindra sama-sama ingin merangkul PPP untuk koalisi. Bahkan masing-masing ketua partainya, Mohammad Qosim dan Asluchul Alif secara terpisah ikut mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) Gresik dari partai berlambang ka’bah tersebut, Kamis (19/12/2019).
Pantauan di lapangan, untuk pengambilan formulir Ketua DPC PKB Gresik, Mohammad Qosim diwakilkan kepada Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik yang juga Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB, Abdul Qodir. Nampak beberapa anggota dewan yang merupakan kader dari partai berlambang bola dunia tersebut ikut mendampingi, di antaranya Muhammad, M. Syahrul Munir dan Abdullah Hamdi.
[irp]
Abdul Qodir mengaku, tujuan kedatangannya tersebut membawa dua misi. Yaitu ingin mengambil formulir untuk Ketua PKB Gresik (Moh Qosim), sekaligus menawarkan koalisi.
“Kami juga menawarkan koalisi besar program kerakyatan yang meliputi program pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, ketenagakerjaan, pariwisata, penanganan banjir luapan Kali Lamong dan program lain,” terangnya.
PPP diharapkan bisa ikut bergabung dalam koalisi yang telah dibangun bersama PDI-P tersebut. Termasuk koalisi dalam pemenangan di Pilkada Gresik 2020.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Gresik, Asluchul Alif nampak datang secara langsung untuk mengambil formulir di PPP. Dia pun berharap, PPP yang notabene juga memiliki basis NU dapat berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam Pilkada Gresik nanti.
“Kami berharap PPP bisa bergabung dengan Gerindra pada Pilbup Gresik 2020,” ujar Alif, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Gresik tersebut.
[irp]
Adapun diketahui, sejauh ini sudah ada 5 pendaftar di PPP. Dua di antaranya dari internal kader sendiri yaitu Ketua DPC PPP Gresik, Ahmad Nadlir dan mantan Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Qolib. Sedangkan tiga pendaftar lainnya adalah Ketua DPD Golkar Gresik, Ahmad Nurhamim; Ketua DPC Gerindra Gresik, dr Asluchul Alif; dan Ketua DPC PKB Gresik, Mohammad Qosim.
“Sesuai jadwal untuk pendaftaran akan ditutup pada tanggal 22 Desember 2019, kemudian kami laporkan ke DPW Jatim,” tandas Sekretaris DPC PPP Gresik, Khoirul Huda. (nul/roh)
Editor : Redaksi