klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Santri Ponpes di Pasuruan Yang Positif Jalani Isolasi Mandiri

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Ada sejumlah santri sebuah pondok pesantren di Pasuruan yang terkonfirmasi positif menjalani isolasi di dalam rumah dan sekolah. Jumlah total santri yang menjalani swab antigen mencapai 61. Dan 6 di antaranya positif hingga menjalani  isolasi di Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

[irp]

Bagaimana hasil tracing? Ternyata ada enam santri lain yang reaktif di antara 61 yang dites. Setelah diisolasi mandiri di ponpes mereka akhirnya ditempatkan di salah satu ruang kelas SDN 1 Tanjungarum.

Namun, kondisi para santri itu tidak mengkhawatirkan. ”Mereka baik-baik saja. Tidak mengalami gejala. Sebaliknya, sehat,” kata Kades Tanjungarum Abdul Karim.

Menurut kades, isolasi mandiri enam santri di ruang kelas SD merupakan permintaan ponpes. Sekaligus atas masukan dan saran pemerintah desa dan gugus tugas setempat.

Di ruang kelas, masing-masing santri tidur di kasur sendiri. Makan dapat tiga kali sehari. Semuanya disiapkan tim gugus tugas desa.

Di sekolah itu, ditempatkan satu petugas yang piket. Ada juga petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang mendampingi. Keluarga atau orang tua tidak boleh bertemu langsung. Kalaupun terpaksa ada perlu, cukup titip kepada petugas jaga. ”Ini demi kebaikan bersama,” ujar Kapolsek Prigen AKP Akhmad Sukiyanto.

Bagaimana rasanya menjalani isolasi mandiri itu? Santri yang rata-rata masih anak-anak itu tidak terlihat resah. Mereka tampak seperti biasa. Gembira, riang, tidak takut. Isolasi akan dijalani sampai saat ada tes lagi tentang kondisi mereka.

Hin, seorang santri yang diisolasi, mengaku mereka memang sebaya. Jadi, sudah saling kenal di pondok pesantren. Dia juga mengaku tidak merasa panas, pusing, batuk, atau pilek. Tidak merasakan gejala sakit.

”Karena tidak sendirian, ya betah. Apalagi ada wifi-nya,” ucap HnWalaupun sementara tidak bisa keluar ke mana-mana, mereka bisa melihat apa saja lewat internet. (ris)

Editor :