klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Polisi Selidiki Dugaan Keracunan Massal di Ngawi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya. (Fauzy Ahmad/klijatim.com)
Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya. (Fauzy Ahmad/klijatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ngawi - Korban dugaan keracunan di Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi juga menimpa balita. Sesuai data terbaru yang dihimpun menyebutkan, ada satu balita telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soeroto Ngawi.

[irp]

Saat ini pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan. Anggota Polres Ngawi bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) pun mengambil sampel makanan.

"Ada satu nasi kotak yang kami ambil. Karena dari 50 kotak yang dibagikan ada 1 yang tidak dimakan," ujar Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya, Selasa (22/6/2021).

Nah, satu kotak nasi yang tidak dimakan itu diambil dan dilakukan pemeriksaan secara keseluruhan. "Yang tidak dimakan itu yang kami ambil sampelnya. Kami periksa semua, nasi, kering, mie maupun ayamnya," kata Wayan kepada awak media.

Sampai saat ini, kata dia, polisi masih melakukan lidik di lapangan. Melakukan koordinasi dengan dinkes untuk mengecek asal mula makanan yang menyebabkan keracunan

Sementara bidan desa, Galih Wiyati menuturkan, sesuai keterangan warga bahwa mereka yang makan sedikit atau banyak mengalami keracunan hebat. Karena efek yang ditimbulkan berbeda.

"Ya kalau sedikit efeknya tidak terlalu. Yang makan satu kotak itu yang sampai dibawa ke puskesmas atau RSUD," pungkasnya.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, diduga keracunan nasi kotak hajatan tiga bulanan bayi. Bahkan 8 warga harus dirawat intensif di Puskesmas Padas, Senin (21/6/2021) kemarin. (nul)

Editor :