klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Setelah Hajatan, 20 Orang di Dua RT Kecamatan Gondang Terkonfirmasi Covid-19

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kepala Posko Kesehatan Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka saat memberikan keterangan kepada awak media. (Iman/klikjatim.com)
Kepala Posko Kesehatan Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka saat memberikan keterangan kepada awak media. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Tracing penyebaran Covid-19 di dua RT yang ada di Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung terus dilakukan oleh Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Tulungagung. Pasalnya pada Senin (14/6/2021) lalu ada informasi terkait satu keluarga di RT tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

[irp]

Kepala Posko Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Didik Eka mengungkapkan, sesuai hasil tracing ternyata ditemukan ada sebanyak 20 warga di lokasi setempat juga terkonfirmasi Covid -19. "Jadi awalnya itu sejak tanggal 10 sudah mengeluhkan sakit namun belum berobat, barulah pada Senin (14/6/2021) salah satu keluarganya ini datang ke rumah sakit untuk pengobatan dan setelah dilakukan rapid antigen hasilnya positif," ujarnya.

Pendalaman pun dilakukan. Akhirnya diketahui bahwa beberapa hari sebelumnya, keluarga yang terkonfirmasi tersebut sempat menggelar kegiatan keagamaan yang mengumpulkan banyak orang.

Acara tersebut melibatkan tetangga sekitar dalam jumlah yang cukup banyak. "Ternyata sebelumnya itu di rumahnya orang ini ada yasinan dan semaan Quran, ya akhirnya kita lakukan tracing kepada tetangga yang datang dan yang rewang," ucapnya.

Didik mengungkapkan, pihaknya kemuduan melakukan tracing kepada 9 orang yang kontak erat dengan terkonfirmasi. Ternyata hasilnya ditemukan 7 orang positif.

Lalu dilanjutkan kepada 16 orang yang terlibat kegiatan keagamaan tersebut. Hasilnya 3 orang positif. Tracing dilanjutkan lagi kepada tetangga dan ternyata warga yang positif semakin bertambah.

Didik memastikan, kini total terdapat 20 orang dalam dua RT yang positif Covid-19. Pihaknya juga masih terus melakukan tracing untuk melihat peta persebarannya.

"Total di data kita ada 20 orang dalam 2 RT yang terkonfirmasi Covid-19, tracing terus kita lakukan di lapangan," ungkapnya.

Menurut Didik, pihaknya meminta pemerintah desa setempat untuk menerapkan PPKM mikro dengan maksimal. Sehingga potensi penularan di lokasi tersebut bisa diminimalkan.

"Harapan kita, semua terlibat untuk menangani masalah ini termasuk pemerintah desa agar mengetatkan penerapan prokes di wilayahnya," pungkas Didik. (nul)

Editor :