klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pelayanan Publik di Gresik Dinilai Sesuai HAM

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Wabup Gresik, Mohammad Qosim (kanan) saat menerima penyerahan penghargaan dari Dirjen Kementerian Hukum dan HAM. (ist)
Wabup Gresik, Mohammad Qosim (kanan) saat menerima penyerahan penghargaan dari Dirjen Kementerian Hukum dan HAM. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pelaksanaan pelayanan publik di Kabupaten Gresik mendapat penilaian positif. Terbukti dalam peringatan hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia ke-71 kali ini, membuat daerah setempat dinobatkan sebagai kabupaten peduli HAM.

Salah satu indikatornya adalah upaya pemenuhan pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui Pemerintah Daerahnya (Pemda), Kabupaten Gresik dinilai berhasil melaksanakan dengan mengedepankan penerapan HAM.

[irp]

Sebagai wujud penghargaan, Kementerian Hukum dan HAM telah memberikan apresiasinya. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Dirjen Hak Asasi Manusia, Dr. Mualimin Abdi kepada Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12/2019).

"Alhamdulillah kami mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik sangat bersyukur atas diterimanya penghargaan ini," ujar Qosim, melalui Kabag Humas dan Protokol Pemda Gresik, Reza Pahlevi.

Upaya pemerintah dalam pemenuhan HAM di Kabupaten Gresik, tidak lepas juga dari peran masyarakat. Pasalnya, masyarakat pun ikut bahu membahu dalam penegakan HAM.

"Kami berkeyakinan bahwa HAM merupakan nilai-nilai kemanusiaan dan implementasi hubungan antara pemerintah dengan masyarakat," lanjutnya.

[irp]

Qosim mengungkapkan, pihaknya akan terus berupaya menjunjung tinggi norma-norma hak masyarakat. Mulai di bidang pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial budaya hingga kebebasan dalam berpendapat.

"Norma tersebut adalah prinsip yang dijamin oleh amanat konstitusi yang harus kita laksanakan bersama," imbuh Wabup.

"Mari bersama berkomitmen dalam membangun kesadaran terhadap pentingnya penegakan dan perlindungan hak asasi manusia," tambahnya. (nul/roh)

Editor :