KLIKJATIM.Com | Malang - Seorang mekanik perbaikan lift di Kota Malang tewas terjepit saat memperbaiki lift di Hotel Ibis Jalan Letjend S Parman Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (28/5/2021). Untuk mengevakuasi korban, pihak hotel meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang.
[irp]
Menurut saksi mata, korban Jumat pagi pukul 08.00 melaksanakan perbaikan lift yang selama ini dipakai oleh karyawan hotel. Lift karyawan dilaporkan macet dan mengalami kerusakan. Ketika korban melakukan perbaikan tiba-tiba terdengar teriakan minta tolong dari lantai 2 tempat korban memperbaiki lift. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Unit Damkar Kota Malang.
Kepala Damkar Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo menjelaskan, pihakanya mendapatkan laporan pukul 09.30 WIB, langsung menurunkan delapan personil untuk evakuasi korban. Selain Damkar, sejumlah personel dari Polresta Malang, PMI dan BPBD juga dikerahkan ke lokasi.
“Laporan awal tadi bahwa orang terjepit lift yang tidak menutup secara sempurna atau tidak turun secara sempurna,” kata M Teguh Budi Wibowo.
Dikatakan, di lokasi pihaknya melakukan pemeriksaan dan mendapati korban terjepit lift yang berada di lantai 2. Lift tersebut sedang dalam proses perbaikan dari pihak manajemen hotel. Posisi korban terjepit di antara selasar pintunya sama relnya itu, orang dan kepalanya terjepit.
Untuk mengevakuasi korban, pihaknya mengupayakan secepatnya karena posisi korban yang cukup gawat Pihaknya menyiapkan peralatan-peralatan untuk bisa menyelamatkan korban. Anggotnya sedang mencoba akses untuk keluarnya sebab, untuk mengevakuasi korban harus masuk ke dalam lift .
Tinggi antara pintu lift menuju korban sekitar 2 sampai 4 meter, anggota kami sudah turun ke posisi lift. Namun kami mengalami kesulitan mencoba akses untuk keluar. Sehingga korban belum evakuasi. Selain itu, komunikasi dengan korban juga terputus,"jelas Teguh.
Dikatakan, setelah melakukan upaya, korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.15. Namun nahas, ketika berhasil dievakuasi, nyawa teknisi lift ini tidak berhasil ditolong. "Saat kami evakuasi korban sudah meninggal dunia di lokasi kejadian. "Jenazah langsung dibawa ke RSSA untuk dilakukan visum," pungkas Teguh.(ris)
Editor : Redaksi