klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Terminal Seloaji Ponorogo Mulai Beroperasi, Penumpang Diwajibkan Bebas Covid Antigen

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Suasana terminal seloaji Ponorogo. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)
Suasana terminal seloaji Ponorogo. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Terminal Type A Seloaji Ponorogo mulai dipadati penumpang bus, maupun armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Mulai adanya aktivitas ini sudah terasa sejak kemarin.

[irp]

"Sudah mulai ramai dari kemarin. Karena pelarangan melakukan perjalanan sudah selesai," ujar Kepala Terminal Type A Seloaji Ponorogo, Eko Hadi Prasetyo, Rabu (19/5/2021). 

Jumlah penumpang yang datang pun mengalami kenaikan. Sesuai data hingga kini ada 1.056 penumpang yang naik dari Ponorogo menggunakan AKDP. Untuk penumpang yang turun atau datang ada 587 penumpang. 

"Untuk armada yang datang AKDP ada 102 yang berangkat ada 94 bus," kata Eko saat dikonfirmasi. 

Sementara untuk AKAP ada 14 armada yang berangkat dan datang 17 armada. Untuk penumpang yang datang 26 dan berangkat ada 94 penumpang. 

Jika dibandingkan dengan kondisi pada waktu pelarangan dengan menggunakan stiker khusus, kali ini sudah meningkat jauh. Karena meski ada stiker khusus, waktu itu penumpangnya tidak ada dan banyak bus yang memilih tidak berangkat. 

Adapun syarat penumpang yang melakukan perjalanan wajib melengkapi bebas covid dengan antigen atau GeNose. "Ya wajib, karena Seloaji ini terminal pemberangkatan awal," tegasnya. 

Dia menjelaskan, pihak terminal Type A Seloaji Ponorogo pun memberikan secara cuma-cuma GeNose. Namun dengan kuota 10 orang. 

"Karena antusiasnya tinggi, ya akhirnya kami kerjasama dengan salah satu rumah sakit swasta di Ponorogo," bebernya. 

Sehingga, kata dia, calon penumpang yang bingung tes GeNose bisa memanfaatkan di rumah sakit tersebut dengan tarif Rp 30 ribu. "Soalnya kemarin juga ada yang cerita. Sampai Rp 100 ribu untuk tes GeNose. Ya akhirnya kami sediakan," pungkasnya. (nul) 

Editor :