klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tak Langsung Dikarantina di Desa, PMI Transit Dulu di Rusunawa Jepun

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Achmad Mugiyono.
Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Achmad Mugiyono.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Kepulangan ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tulungagung selama pelaksanaan larangan mudik ini, menjadi perhatian Satgas Covid-19 Tulungagung.

[irp]

Jika sebelumnya Satgas Covid-19 Tulungagung memperbolehkan PMI langsung dijemput oleh pemerintah desa usai di data di Disnakertrans Tulungagung, kini Satgas mengubah aturan tersebut.

Mulai Sabtu (08/05) hari ini, Satgas menambah masa karantina PMI sebelum langsung menjalani karantina di desa masing masing, PMI bakal menjalani karantina selama 24 jam di Rusunawa Jepun dan menjalani proses pengambilan swab PCR sebelum kembali ke desa.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Achmad Mugiyono.

"Jadi kalau sebelumnya itu PMI bisa langsung dijemput pemdesnya, tapi sekarang mereka akan dikarantina dulu di Rusunawa Jepun selama 24 jam sekaligus menjalani pemeriksaan Swab PCR hingga hasilnya keluar,"ujarnya.

Mamad, sapaan akrab Achamd Mugiyono mengatakan, perubahan aturan ini diputuskan setelah Forkopimda menggelar rapat untuk meminimalkan potensi penyebaran Covid-19 dalam kepulangan ribuan PMI ini.

"Mulainya hari ini, setelah Jumat kemarin dilakukan koordinasi antara Satgas dan Forkopimda,"jelasnya.

Selanjutnya PMI yang telah mengikuti pengambilan spesimen swab PCR bisa dijemput oleh masing masing pemerintah desa setempat, untuk melanjutkan isolasi di PPMK mikro yang telah disiapkan desa.

Proses menunggu hasil swab PCR dilakukan di lokasi isolasi PPKM mikro.

Ketika hasilnya keluar, bagi yang negatif bisa langsung kembali ke rumah, sedangkan yang terkonfirmasi bakal menjalani karantina di Rusunawa IAIN Tulungagung.

"Yang negatif bisa dijemput oleh keluarganya untuk pulang, yang terkonfimasi akan menjalani karantina di Rusunawa IAIN Tulungagung," pungkasnya. (bro)

Editor :