KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga dua warga kecamatan Ngunut Tulungagung, yang tercatat sebagai awak KRI Nanggala 402 yang kini masih dalam pencarian.
[irp]
Dua warga kecamatan Ngunut Tulungagung yang masuk dalam data awak KRI Nanggala 402 adalah, KLS Mes Muh Faqihudin Munir (26) dan Sertu Ttu Ardi Ardiansyah (26).
Matroji, ayah Faqihudin yang ditemui wartawan di rumahnya, pada Sabtu (24/04) sore tadi tak bisa menyembunyikan raut sedih di wajahnya.Pria paruh baya ini mengaku tak memiliki firasat tentang kejadian yang dialami anaknya tersebut.
"Firasat ndak ada sama sekali, terakhir kontk pas mau berangkat dari Surabaya,"jelasnya.
Matroji mengaku pertama kali mendapatkan kabar hilang kontaknya KRI Nanggala 402 dari istrinya, yang saat itu mengetahui kabar KRI Nanggala 402 dari berita online.
Dirinya terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya pada Senin yang lalu, saat itu anaknya berpamitan akan berlayar dari Surabaya.
“Pamitnya besok mau berlayar ke Bali,” terangnya.
Matroji berkisah, anaknya merupakan lulusn SMK di Tulungagung yang dikenal sebagai pribadi yang baik, kemudian melanjutkan karirnya hingga menjadi awal KRI Nanggala 402 sebagai kelasi mesin berpangkat Pratu.
Kini pihaknya hanya bisa pasrah, dan berharap agar KRI Nanggala 402 bisa segera ditemukan.
"Ya mau gimana lagi, kita hanya bisa pasrah,"ucapnya.
Selain Faqihudin, warga kecamatan Ngunut lain yang juga menjadi awak KRI Nanggala 402 adalah Sertu Ttu Ardi Ardiansyah (26).
Ardi, sapaan akrab pengantin baru ini diketahui kini tinggal di rumah istri yang baru dinikai 4 bulan yang lalu.
Marjuni, salah satu kerabat Ardi mengaku mengetahui kabar KRI Nanggala 402 dari istri Ardi yang kini tinggal di Surabaya, pihak keluarga yang mengetahui kabar ini langsung kaget dan tidak menyangka.
“Taunya ya dari istrinya si Ardi ini,nelpon ibunya mengabarkan kalau Kapalnya hilang kontak," jelasnya.
Disinggung soal firasat, Marjuni mengaku salah satu keluarga Ardi sempat bermimpi didatangi Ardi yang mengetuk ketuk pintunya, Ardi hanya tersenyum tanpa berkata-kata dalam mimpi tersebut.
KRI Nanggala 402 dilaporkan hilang kontak saat latihan di selat Bali, pada Rabu (21/04) yang lalu. Sampai saat ini proses pencarian terus dilakukan hingga melibatkan sejumlah negara. (bro)
Editor : Iman
Bogasari Jadi Rujukan Praktik Keberlanjutan, Puluhan Profesional IS2P Lakukan Studi Banding
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Pabrik Bogasari Flour Mills Jakarta menerima kunjungan 40 praktisi dan pemerhati keberlanjutan yang tergabung dalam Indonesian S…
PLN Pastikan Pasokan Listrik Tetap Normal Meski 10 Tiang Roboh di Jalur Daendels Manyar Kabupaten Gresik
KLIKJATIM.Com | Gresik – PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Gresik tetap aman dan tidak mengalami pemadaman menyusul insiden robohnya 10 t…
Perkuat Pendidikan Vokasi, Pertamina Lubricants Gelar Teacherpreneur Workshop
PT Pertamina Lubricants memperkuat pendidikan vokasi nasional melalui Teacherpreneur Workshop 2026 di Surabaya pada 3–4 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti guru…
Tinjau TMMD Ke-129 di Desa Tlemang, Tim Wasev Sebut Kegiatan TMMD di Lamongan Selalu Sukses dan Berhasil
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) meninjau langsung pelaksanaan proyek fisik maupun non-fisik…
Sambut HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah Memberangkatkan Tim Bakti Negeri Anak Bangsa ke 22 Kabupaten/Kota di Jawa Timur
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan Tim Bakti Negeri Anak Bangsa dari Gedung Negara Grahadi,…
10 Tiang Listrik Roboh di Jalur Daendels Manyar Gresik, Seorang Sopir Terluka
KLIKJATIM.Com | Gresik – Sebanyak 10 tiang listrik roboh di Jalan Daendels, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik (Di Depan Pabrik Angkasa Raya Steel), Jumat (…