KLIKJATIM.Com | Gresik-Pabrik cokelat PT Jebe Koko Indonesia di Jalan Raya Manyar, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik terbakar, Rabu (6/11/2019) pagi. Meski api dapat segera dipadamkan, namun aktifitas produksi sempat terganggu.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di bagian produksi PT Jebe Koko Indonesia. Tak cukup lama, api bisa dipadamkan tim pemadam kebakaran dari Kawasan Industri Maspion (KIM).
"Kebakaran cukup singkat. Karena setelah diketahui kebakaran kami segera melaporkan ke pihak Maspion dan langsung ditangani. Sebab PT Jebe Koko termasuk dalam KIM," kata Human Resource General Affair Eksekutif, Ditya Rachnawati, saat dikonfirmasi.
[irp]
Ditya memastikan, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Sebab saat kebakaran di dalam ruang produksi tidak ada karyawan yang tengah melakukan pekerjaan. Produksi dihentikan lantaran sedang dilakukan perbaikan mesin.
"Tapi ada sekitar 35 karyawan shift malam yang masih di sana. Saat kejadian mereka semua panik dan keluar dari tempat produksi. Bersamaan dengan bunyi bel emergency," terangnya.

Menurut Ditya, kebarakan ini belum dapat diketahui pasti penyebabnya. Kebakaran seperti yang terjadi sekarang ini, lanjut Ditya baru pertama kali terjadi. Sedangkan kebakaran yang pernah terjadi sebelumnya hanya kebakaran kecil disebabkan faktor non teknis.
"Karena setelah kejadian kami pihak PT Jebe Koko melalui tim HSE atau tim kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan tim produksi masih melakukan investigasi," ujarnya.
[irp]
Begitu juga terkait jumlah kerugian PT Jebe Koko, menurut Ditya, masih dilakukan penghitungan oleh pihak asuransi. Dipastikan besok, Kamis (7/11/2019) baru diketahui hasilnya. Adanya kebakaran tersebut diperkirakan juga bakal mempengaruhi proses produksi pabrik.
"Karena menunggu alat atau sejumlah pengganti mesin. Jadi untuk produksi akan dilanjutkan hingga alat-alat tersebut didatangkan," tambahnya.
Di lain tempat, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (PMK) Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Eka Prapangasta mengatakan bahwa saat kejadian kebakaran sudah ditangani oleh pihak Maspion. "Sehingga tidak perlu menerjunkan armada kami untuk membantu pemadaman," jelas Eka. (iz/mkr)
Editor : Redaksi