KLIKJATIM.com | Tulungagung - Tiga orang tenaga kesehatan di Kabupaten Tulungagung sempat dikabarkan terkonfirmasi Covid-19 usai menjalani vaksin pada tahapa pertama. Kendati demikian Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung terus menyelesaikan pemberian vaksin kepada penerima vaksin tahap kedua untuk dosis kedua kepada ratusan penerima vaksin, Rabu (10/03/2021) kemarin.
[irp]
Ketua KOMDA KIPI Kabupaten Tulungagung, Zuhrotul Aini menyebut, untuk pemberian tahap kedua ini belum ada laporan penerima vaksin yang terkonfirmasi positif Covid-19 usai divaksin. " Tahap Kedua ini belum ada laporan kita, kalau tahap pertama kemarin memang ada 3 orang yang terkonfirmasi positif setelah mendapatkan vaksin," ujarnya.
Namun pada pemberian vaksin tahap pertama yang lalu, pihaknya mengakui ada 3 orang tenaga kesehatan yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 usai menerima vaksinasi. Aini menjelaskan, kondisinya saat ini sudah sembuh dan sudah beraktifitas seperti biasanya.
"Sekarang sudah sembuh, karena vaksin yang masuk di dalam tubuh yang telah memiliki vaksin itu kan secara otomatis ada pembentukan antibody, sehingga virusnya juga dilemahkan di dalam tubuh dan tidak ditularkan lagi," ucapnya.
Pihaknya mengingatkan, ketiganya terkonfirmasi usai menerima vaksin, namun hal itu bukan berarti vaksinasi inilah yang menyebabkan ketiganya terkonfirmasi, sebab kemunculan gejala Covid-19 di tubuh manusia memerlukan masa inkubasi.
Inkubasinya sendiri membutuhkan waktu 5 sampai 7 hari, artinya jika terkonfirmasinya hari ini maka perlu dilihat dulu aktifitasnya 5 atau 7 hari sebelumnya.
"Jadi begini, masa inkubasi virus itukan kan 5 sampai 7 hari, nah aktifitas selama 7 hari yang lalu itu apa, bukan berarti setelah divaksin langsung kena terkonfirmasi, selain itu juga kita ingatkan setelah menerima vaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini," jelasnya.
Masih menurut Aini, selain aktifitas yang bersangkutan sebelum mendapatkan Vaksin, pihaknya juga mengingatkan agar penerima vaksin tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan yang ada. Sebab vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh bukan untuk menangkal virus Covid-19 untuk masuk ke dalam tubuh, namun mempercepat pembentukan antibody di dalam tubuh ketika ada virus Covid-19 yang masuk ke dalam tubuh.
" Vaksin itu mempercepat pembentukan antibody, bukan menolak masuknya virus, tapi pembentukan antibody bisa cepat setelah ada virus yang masuk," pungkasnya.
Kini pihaknya berharap, masyarakat bisa lebih faham dan tetap menerapkan protokol kesehatan, walaupun sudah menerima vaksin. (mkr)
Editor : Iman