klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Warga dari Empat Desa di Gresik Gelar Salat Minta Hujan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
KH Nur Sholeh saat menyampaikan khutubah dalam salat istisqa di kawasan Sungai Bengawan Solo. (ist)
KH Nur Sholeh saat menyampaikan khutubah dalam salat istisqa di kawasan Sungai Bengawan Solo. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Kemarau panjang kali ini membuat warga di Kabupaten Gresik menggelar salat istisqa (minta hujan). Mereka dari empat desa di Kecamatan Dukun, bersama-sama memanjatkan doa yang terpusat di Desa Jrebeng, tepatnya di area Sungai Bengawan Solo, Kamis (31/10/2019). Selain Jrebeng, warga lainnya berasal dari Desa Sekargadung, Madumulyorejo dan Baron.

Pelaksaan dimulai sekitar pukul 08.00 Wib sampai 09.30 Wib. Nampak KH Nur Sholeh dari Ponpes Al Karimi menyampaikan khutbah dan KH Toyyib Mas'udi selaku Ketua MWC NU Kecamatan Dukun bertindak sebagai imam salat. Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Gresik, Asluchul Alif serta Camat Dukun, Fatah Hadi.

[irp]

“Salat istisqa ini merupakan peristiwa yang jarang terjadi di sini. Dan mungkin, ini pertama kali dilakukan oleh warga karena selama ini tidak pernah terjadi kekeringan di Bengawan Solo (kemarau panjang, red)," terang Ahmad Hilal Zuhri, warga sekitar yang juga Relawan Gerakan Sosial (RGS) Gresik kepada Klik Jatim.

Dia berharap, permohonan warga meminta segera turun hujan bisa terkabulkan. "Semoga Allah SWT segera mengabulkan doa kami dan segera turun hujan," imbuhnya.

[irp]

Lebih lanjut Hilal mengungkapkan, tujuan utama salat istisqa selain meminta hujan juga bermanfaat sebagai pembelajaran masyarakat. Khususnya para generasi muda yang belum pernah mempraktikkan salat tersebut.

"Alhamdulillah gagasan yang dilakukan oleh pimpinan DPRD, Kecamatan dan Desa disambut baik oleh warga setempat," tambahnya. (iz/nul)

Editor :