Rumah singgah yang berdiri sejak 2017 itu diperuntukkan bagi warga Banyuwangi yang sedang menjalani rawat jalan di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.
Sebelumnya, warga Banyuwangi dan keluarganya yang dirujuk rawat jalan ke RSUD dr Soetomo (RS milik Pemprov Jatim) harus mengeluarkan dana untuk penginapan.
Adapun untuk biaya pengobatan bagi warga kurang mampu sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Untuk memperingan kendala itu, sejak 2017, Pemkab Banyuwangi mempersiapkan rumah singgah secara gratis.
"Keberadaan rumah singgah sangat membantu warga. Sebelumnya warga harus keluar ongkos untuk menginap di Surabaya, yang sehari minimal sekitar Rp200 ribu. Padahal, ada yang rawat jalan sampai puluhan hari, misalnya untuk pasien yang diradioterapi. Nah, mereka dan keluarganya silakan menginap di sini. Program ini akan kita tingkatkan agar semakin nyaman digunakan," ungkap Ipuk.
Dalam kesempatan itu, Ipuk berbincang dengan sejumlah pasien dan keluarganya yang sedang dirawat jalan, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Satu per satu dia memasuki kamar yang dijadikan tempat beristirahat. Salah seorang di antaranya adalah Nur Wakhid.
"Alhamdulillah, selama melakukan kemoterapi setahun terakhir ini, tak perlu bingung-bingung mencari penginapan. Nyaman dan gratis," ujarnya.
Hal yang sama juga diakui Lilik Sudarsih, yang menderita lupus sejak 2009. Dia harus melakukan rawat jalan pada setiap waktu tertentu ke RSUD dr. Soetomo. "Sejak ada ini (rumah singgah), saya jadi tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk penginapan," akunya.
Idham Kholik, petugas kesehatan yang mengelola rumah singgah, menyebutkan selama pandemi ini, protokol kesehatan diterapkan secara ketat bagi setiap penghuni.
"Selain itu, kita juga melakukan pembatasan jumlah penghuni. Kita batasi maksimal 25 orang yang tinggal di sini," terang Idham.
Selama ini, kata Idham, telah banyak dimanfaatkann warga. Rata-rata ada 45 pasien yang silih berganti menghuni tempat itu setiap bulannya.
Rumah singgah tersebut beralamat di Jalan Kemangi, No. 1, Karangmenjangan, Surabaya. Warga Banyuwangi dapat mengaksesnya secara gratis. Fasilitas yang tersedia mulai dari tempat tidur hingga dapur. Juga ada petugas kesehatan untuk pendampingan, serta petugas kebersihan dan yang membantu memasakkan makanan. (ris)
Editor : Apriliana Devitasari
Founder Apparel Allegiant Nahkodai FPTI Lamongan 2026-2030, Bidik Kebangkitan Prestasi Panjat Tebing
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Muhammad Harryanto resmi menjabat sebagai Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Lamongan periode 2026-2030. P…
Mazda Resmi Buka Dealer Pertama di Malang, Bidik Pasar Jawa Timur Selatan
PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), agen pemegang merek Mazda di Indonesia, memperluas jaringan penjualan dan layanan di Jawa Timur dengan meresmikan Mazda Malan…
Ditopang Bisnis Lahan JIIPE dan BBM, Laba AKR Semester I-2026 Tumbuh 21 Persen
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menunjukkan performa positif sepanjang semester I-2026. Pertumbuhan bisnis perdagangan dan distribusi BBM serta kinerja kawasan ind…
Icon Mall Butuh Engineering, Mungkin Anda Kandidatnya, Segera Kirimkan Lamaran
Icon Mall Gresik membuka kesempatan kerja bagi tenaga profesional untuk menempati posisi Engineering.…
PT Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh, 3 Terminal Petikemas Catat Rekor Throughput Tertinggi hingga Juli 2026
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali membukukan kinerja positif dengan mencatatkan rekor throughput petikemas tertinggi hingga…
Modus Investasi Fiktif, Tiga Orang Ditangkap Polres Lumajang Usai Bawa Uang Rp1 Miliar
Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam komplotan penipuan dan pencurian dengan modus investasi fiktif. Ketiganya…