KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Polres Bojonegoro kembali menghidupkan program Kampung Tangguh Semeru (KTS) untuk menangani penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya beberapa bulan KTS vakum dan sekarang akan dihidupkan lagi. Selain itu, rencana diperbanyak terutama di Kecamatan-Keacamatan yang masuk zona merah.
[irp]
"Dilakukannya ini karena Covid-19 kembali merebak atau meningkat di Kabupaten Bojonegoro. Untuk sementara ini data orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau tersuspect sebanyak 313 orang," ujar Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia Rabu (13/1/2021).
Ia mengatakan, menghidupkan kembali Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang selama ini sudah ada sebanyak 45 KTS di 28 Kecamatan ini akan dihidupkan, Apabila di salah satu Kecamatan mengalami peningkatan orang yang tersuspect atau terkonfirmasi positif Covid-19 maka di Kecamatan tersebut untuk memperbanyak KTS sehingga untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kecamatan tersebut.
Menurutnya, penerapan protokol kesehatan juga dilakukan secara ketat di Kampung Tangguh Semeru di antaranya semua orang ke luar masuk desa harus mengenakan masker. Selain itu juga harus dicek suhu tubuhnya serta mencuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan.
"KTS yang ada di desa merupakan garda terdepan dalam rangka penanggulangan krisis kesehatan yang disebabkan oleh Coronavirus disease 2019 (Covid-19)," kata Kapolres Bojonegoro.
Selanjutnya, AKBP Eva Guna Pandia juga meminta kepada tiga pilar yang ada di desa dan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan juga dilakukan secara ketat di Kampung Tangguh Semeru di antaranya 4 M, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan.
"Saya harap juga ada papan informasi atau himbuan terkait korban Covid-19 lebih banyak dipasang di tempat-tempat strategis. Tujuannya agar masyarakat lebih waspada dan tidak menganggap remeh penyebaran Covid-19," pungkasnya. (bro)
Editor : M Nur Afifullah
Seorang Kiai Dilaporkan Cabuli Santri Laki-laki ke Polres Ponorogo
Seorang kiai di Kecamatan Jambon, Ponorogo dilaporkan mencabuli 11 santri laki-laki. Korban 6 di antaranya masih anak-anak. Pencabulan itu diduga telah…
Tiga Pelajar Pelempar Bus Ditangkap di Padas Ngawi
Polres Ngawi mengamankan tiga orang pelajar di Kabupaten Ngawi setelah diduga melakukan aksi pelemparan batu terhadap sebuah bus antarkota…
Komisi I DPRD Minta DPMD Sumenep Buka Peta Jalan Pilkades Dua Tahap
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Sumenep, Madura, mulai masuk radar pengawasan serius DPRD.…
Polres Sampang Berhasil Ungkap 16 Kasus Curanmor dan Amankan 17 Pelaku
Satreskrim Polres Sampang berhasil mengungkap sebanyak 16 kasus tindak pidana curanmor sejak Desember 2025 hingga April 2026…
Polres Blitar Kota Ungkap 17 Kasus Narkoba dan Ringkus 19 Tersangka
Satnarkoba Polres Blitar Kota berhasil mengungkap 17 kasus peredaran narkoba. Sebanyak 19 tersangka turut diamankan beserta barang bukti…
Gara-Gara Bola, Pemuda Asal Surabaya Dikeroyok 8 Suporter di Gresik
Delapan oknum suporter sepak bola ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap seorang pemuda di Gresik. Polisi mengungkap motif aksi kekerasan…