KLIKJATIM.Com | Gresik — Video berisi pasangan pengantin berjalan kaki menerobos banjir viral di media sosial. Peristiwa itu ditengarai berada di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.
[irp]
Dalam video berdurasi 58 detik tersebut tampak sepasang mempelai pengantin berjalan. "Aduh mantene (pengantinnya) lur," kata seorang pria yang merekam pasangan pengantin tersebut seperti disaksikan klikjatim.com
Dalam video itu tampak perekam sedang mendorong motornya sambil mengabadikan pasangan pengantin saat berjalan kaki menerobos banjir setinggi hampir selutut orang dewasa tersebut.
"Ya Allah tambah ageng-tambah ageng (semakin besar). Kecamatan kelem (terendam)," tambah pria yang sempat menunjukkan wajahnya dengan jaket bertuliskan Banser itu.
Dalam video itu terlihat pasangan pengantin tampak berjalan menerobos air dengan mengangkat pakaian bagian bawah yang mereka kenakan agar tidak basah. Di depan kedua mempelai, tampak berjalan dengan cara yang sama, bapak dan ibu.
Saat pasangan pengantin itu berjalan, tampak di samping mereka terdapat seorang pria memegang sebuah kamera lengkap dengan monopod, seperti sedang merekam momen tersebut.
Memang, setiap musim hujan berlangsung, Kecamatan Benjeng menjadi salah satu wilayah langganan banjir akibat luapan Sungai Kali Lamong yang membentang di daerah itu.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Belakangan, pasangan suami istri (pasutri) diketahui bernama Eri Afandi dan Ernawati. Usai melaksanakan akad nikah keduanya melangsungkan resepsi di kediaman pria yang berada di Dusun Balong Wangon, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng. Syukurnya rumah Erik sapaan akrabnya tidak banjir.
"hanya jalan utama masuk dusun saja yang banjir, Lewat jalur lain aman tidak banjir," ujar Dani, adik Erik saat menyambut para tamu, Senin (28/12/2020).
Dani menuturkan, acara resepsi di tenda pelaminan berjalan lancar. Tidak ada hambatan apapun Hanya saja, dia membimbing tamu masuk lewat jalur yang tidak terendam air.
Semantara, dari pantauan di lapangan, banjir yang menimpa wilayah Kecamatan Benjeng terus meluas. Jalur utama penghubung Benjeng - Balongpanggang ditutup total. Kendaraan yang hendak melintas diarahkan putar balik mencari jalur lain. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar