Pemerintah daerah melalui Dispendukcapil Jember memang bermaksud membumikan tagline unik tersebut, yang artinya; program-programnya haruslah yang dapat menyentuh langsung ke masyarakat, sehingga dapat membuat warga masyarakat merasakan kebahagiaan.
Kepala Dispendukcapil Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H, M.Si., mengatakan jika tagline tersebut memiliki arti dan filosofi sendiri, terutama bagi masyarakat seluruh kabupaten Jember yang mengurus Administrasi Kependudukan baik melalui kantor kecamatan setempat maupun daring melalui Dispendukcapil Jember.
“Tagline membahagiakan wong Jember ini sebenarnya memiliki arti penting dan filosofis, kami kira ini positif ke depannya. Tagline yang tidak hanya sekedar untuk dibaca dan dilihat saja, namun wajib dijalankan dan diterapkan dalam pelayanan Admindukcapil yang sebenarnya, ini berlaku untuk seluruh karyawan dan karyawati Dispendukcapil Jember bahkan seluruh operator di 31 kecamatan se-kabupaten Jember,” ungkapnya kepada awak media, Senin (16/11/2020).
Lebih lanjut, Kadis Santi menjelaskan, bahwa dengan segala metode yang diterapkan Dispendukcapil Jember, masyarakat yang mengurus Adminduk tidak sekedar dilayani saja, namun perlu dibahagiakan dengan upaya dan komitmen layanan yang lebih mudah dan cepat. Sehingga masyarakat tak perlu menunggu lama jika ingin mengurus seluruh kebutuhan Adminduknya.
“Ini merupakan tugas dan peran kami dalam membahagiakan masyarakat terutama di sektor pelayanan Adminduk. Kami juga mengajak karyawan dan karyawati Dispendukcapil Jember untuk melayani masyarakat dengan tulus dan sebaik mungkin,” jelasnya.
Tak berhenti sampai disitu saja, pihaknya juga mengajak seluruh karyawan Dispendukcapil Jember terutama yang berhadapan langsung dengan masyarakat di loket maupun customer service untuk selalu tersenyum ketika melayani.
“Karena dengan satu senyuman kecil saja itu sudah membuat hati masyarakat bahagia. Itulah yang kami sebut Pelayanan Admindukcapil dengan tujuan membahagiakan masyarakat,” jabarnya.
Kadis Santi menambahkan “Untuk itu, kami juga memohon kepada masyarakat untuk ikut mendukung Dispendukcapil Jember dengan cara melengkapi seluruh Adminduk sebelum dibutuhkan, dan apabila terdapat petugas kami yang tidak ramah kepada masyarakat saat melayani, jangan sungkan untuk menegurnya, karena keramahan dan kerendahan hati dari kami adalah pilar utama dalam pelayanan Adminduk,” tuturnya.
Diketahui bahwa, kerja-kerja yang dilakukan Dispendukcapil itu menyangkut kepentingan publik. Layanan publik di Kabupaten Jember harus lebih berkualitas agar bisa memberikan rasa kebahagiaan bagi masyarakat. Dengan mengusung tagline “Pelayanan Admindukcapil dengan Niat Membahagiakan Masyarakat” ini, Dispendukcapil Jember sudah membuktikan itu. (bro)
Editor : Abdus Syukur
Dapur MBG Babur Rizky Perluas Layanan B3, 900 Penerima Manfaat Ditambahkan di Omben
KLIKJATIM.Com | Sampang – Dapur MBG Yayasan Babur Rizky memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di Desa Karangnangger, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. M…
Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Sebanyak 41 pasangan di Kabupaten Lamongan resmi mendapatkan kepastian hukum dan dokumen kependudukan melalui program Isbat Nikah Ter…
Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Berkendara menggunakan sepeda motor pada malam hari sudah menjadi bagian dari rutinitas masyarakat perkotaan, mulai dari perjalanan…
Khofifah Perkuat Kerja Sama Jatim-Singapura, Bidik Investasi dan Peningkatan SDM
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan S…
Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Semen Gresik kembali meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori semen. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kuatnya k…
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tidak hanya sekadar dokumen kesepakatan…