Salah satu keluarga korban berinisial T, mengaku menyerahkan semuanya kepada polisi. Dia berharap petugas segera menangkap IAK yang sudah meresahkan banyak korban.
"Segera ditangkap secepatnya, kami keluarga korban berharap polisi segera menindak cepat," ucapnya, Sabtu (14/11/2020).
Selama dua bulan dilaporkan, nomor pelaku susah dihubungi. Para keluarga korban menghubungi melalui telepon, whatsapp, pesan singkat tidak kunjung terkirim. T mengaku, tidak mendapat ancaman dari pelaku. Tetapi, ada salah satu korban yang diancam melalui pesan singkat. "Ada yang di WA dengan kata-katanya kasar tidak pantas," terangnya.
Selama lima tahun menjadi jamaah dari kelompok pengajian IAK. T baru mengetahui pada tahun ini, jika istrinya menjadi salah satu korban persetubuhan yang dilakukan IAK. Saat itu, istrinya diberi wejangan agar rumah tangga tetap harmonis tidak selalu bertengkar.
Saat mendengarkan omongan IAK, kemudian pelaku mencoba membujuk korban hingga melakukan hubungan suami istri. "Persis dukun cabul kalau ngomong, ternyata seperti itu," tambahnya.
Menurut T, korban dari pebuatan IAK sejatinya sangat banyak. Namun, hanya 7 keluarga korban yang berasal dari Gresik, Surabaya dan Malang saja yang berani melaporkan perbuatan IAK ke polisi. "Rata-rata istri dari jamaahnya yang menjadi korban," tegasnya.
Selama ini, pihak keluarga korban bukan diam saja menunggu kabar perkembangan terbaru dari polisi. Sebab, kediaman IAK di Gresik, Surabaya dan Malang terlihat sepi tak berpenghuni. Mereka juga melacak nomor pelaku melalui nomor lain untuk mengetahui dimana persembunyian IAK. "Saat dilacak ternyata ada di Kalimantan," tegasnya.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Bayu Febrianto Prayoga mengungkapkan kasus dukun cabul masih dalam penyelidikan.
"Masih dalam penyelidikan, kami sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi," singkatnya. (hen)
Editor : Redaksi
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tidak hanya sekadar dokumen kesepakatan…
Tiga Nelayan Jember Hilang Diterjang Ombak, SAR Perluas Pencarian hingga 48 Mil Laut
KLIKJATIM.Com | Jember – Tim SAR gabungan masih mencari tiga nelayan yang hilang setelah Kapal Layar Motor (KLM) Pantes terbalik dihantam ombak di perairan Pa…
HMI Dukung Pemkab Sidoarjo Tertibkan Penjualan Miras dan Cegah Penyebaran HIV/AIDS
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberantas peredaran minuman keras miras…
BLT DBHCHT Gresik Sasar Buruh hingga Petani Tembakau, Masing-masing Terima Rp900 Ribu
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) dan bantuan p…
Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa…
Penipuan Berkedok Investasi Rugikan Rp 2,4 Miliar, Polres Kediri Tahan Pelaku
Tiga warga Kabupaten Kediri mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi atau modal kerja. Total kerugian yang mereka laporkan…