Industrial Relation Manager PT.Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy menuturkan, meski kondisi bisnis sedang tidak menentu, namun tidak mengurangi kontribusi perusahaan dalam dunia pendidikan.
"Terutama dalam pendidikan vokasi, dengan harapan adik-adik yang menempuh pendidikan tidak gagap dengan budaya industri, dunia industri. Jadi sejak dini kita kenalkan etos kerja dan cara kerja di industri terutama manufaktur," tuturnya.
Bekerjasama dengan SMK PGRI dalam tujuh tahun terakhir, lanjut Dias, Indospring Class membekali siswa kelas XI jurusan permesinan dan kelistrikan dengan materi yang kurikulumnya sesuai dengan bisnis perusahaan. Nantinya lulusan program Indospring Class tersebut akan langsung bekerja di Perusahaan berkode emiten INDS tersebut.
Materi yang terkandung dalam kurikulum tersebut diantaranya tentang K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), budaya manufaktur, produk knowledge, pengetahuan dasar-dasar quality, pembacaan gambar,CNC (Computer Numerical Control) kelistrikan perusahaan, Kaizen (Total Quality Management) dan lain sebagainya.
"Kurikulum Enam bulan teori, enam bulan praktik. Tiap satu Minggu sekali yang akan mengisi materi dari Direksi, manajer, asisten manajer, sampai supervisor. Dengan harapan setelah lulus mereka kita rekrut" jelas Dias.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana SMK PGRI 1 Gresik Robby AY menuturkan, tak kurang dari 360 siswa diseleksi pihak sekolah, yang lulus sebanyak 178 siswa kemudian mengikuti seleksi yang Indospring Class hari ini. "Nanti yang diterima hanya 24 Siswa, jadi seleksinya ketat sekali," ujarnya.
Robby melanjutkan, kerjasama dengan Indospring sudah berlangsung tujuh tahun, dan banyak lulusan SMK PGRI 1 yang telah bekerja di pabrik peer tersebut, bahkan sampai ada yang mencapai level asisten manajer.
"Ini menguntungkan kedua belah pihak, bagi sekolah kami dapat membantu meningkatkan kualitas dan kapasitas peserta didik. Sementara perusahaan mendapat input karyawan yang mumpuni," ungkapnya.
Salah satu siswa yang mengikuti seleksi program Indospring Class, M Alif Pandia dari jurusan Teknik Permesinan mengaku senang bisa mengikuti tes bersama 178 siswa lain.
"Mudah-mudahan lulus, karena ini kesempatan yang langka bisa mengikuti pendidikan di Indospring," harapnya. (bro)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Ledakan Dahsyat di Rumah Warga Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Temukan Ember Mencurigakan
Polres Malang masih menyelidiki dugaan ledakan petasan di sebuah rumah di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menyebabkan seor…
PT Terminal Petikemas Surabaya Kembali Raih Penghargaan Gold di IRCA 2026
Salah satu komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dalam mengelola bisnis adalah mengelola bisnis, minimum sesuai dengan ketentuan yang berlaku…
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, DK3P Jatim Dorong Transformasi Budaya K3 Berbasis Human Factors
KLIKJATIM.Com | Surabaya — Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Timur (DK3P Jatim) kembali menegaskan pentingnya transformasi…
Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 1,8 Miliar di Kota Kediri
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial dan tali asih senilai Rp 1,819 miliar untuk masyarakat Kota Kedir…
Hadirkan Wahana Rumah Salju Pertama di Lamongan, Pak YES Resmikan Frozen Land di LA Plaza
KLIKJATIM.Com | Lamongan — Sektor rekreasi dan hiburan di Kabupaten Lamongan kian bersolek. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi,…
Nobar Film Pesta Babi Digelar di Kampus dan Perumahan Jember, Politis PDIP Ikut Nonton
Ratusan mahasiswa dan warga di Kabupaten Jember mengikuti nonton bareng (nobar) film dokumenter “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” pada Sabtu (23/5/2026)…