Harapan Netizen Kepada Kapolres Baru di Gresik, Ungkap Kasus Curanmor

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Motor hasil curian yang diamankan oleh Polsek Manyar. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pergantian Kapolres Gresik kepada AKBP Adhitya Panji Anom, menjadi harapan baru bagi para netizen yang tergabung dalam grup facebook dengan tagline salah satu kata Gresik. Yaitu harapan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di daerah setempat.

Salah satu harapan yang perlu mendapatkan atensi dari Kapolres baru terkait maraknya pencurian sepeda motor (Curanmor). Pantauan klikjatim.com, tampak netizen dalam tulisannya meminta Kapolres memprioritaskan masalah pengungkapan kasus curanmor.

Baca juga: Pengembangan Kasus Pencurian Motor di Suci Manyar, Dua Pelaku Lainnya Langsung Diringkus

Seperti yang disampaikan akun bernama Arifin Sakera. “Assalamualaikum……Bagi kami warga Gresik. Memohon agar supaya pihak yg berwajib sering” lah patroli di kawasan Gresik kota dan sekitarnya. utamanya jam ” rawan antara jam 2 hingga seterusnya. Karna seringnya curanmor bahkan meraja rela di daerah kami. Gresik pada umumnya.mohon di perhatikan,” tulisnya di kolom komentar pada salah satu postingan terkait pergantian Kapolres yang diberitakan Klikjatim.com.

Netizen lain dengan akun bernama BaNg Matt Bojjes Ultramen pun menambahkan hal yang sama. “Curanmor min.,menu utama (emot tertawa, red),” tulisnya di kolom komentar tersebut.

Netizen lain dengan nama akun Zenata Natalia Ana juga menyinggung terkait penangkapan terhadap pelaku curnamor. “Kpn curamor ditangkap semua , sama mafia2 tanah org dibuat parkir mobil kyk org gk ad saLah …..,” tulisnya di kolom komentar.

Baca juga: Maling Motor di Gresik Ini Dihajar Warga, Ternyata Ditemukan Bawa Jimat

Sementara itu, admin grup media sosial, Warsito Elem juga mengamini terkait problem pencurian motor di Gresik, memang menjadi hal yang ingin diprioritaskan oleh netizen oleh Kapolres baru.

“Karena kehilangan sepeda motor ini hampir tiap hari terjadi di Gresik, banyak yang dm saya atau kirim langsung ke grup Gresik Sumpek atau grup lainnya karena kehilangan motor,” tutur Warsito.

Selain masalah curanmor, lanju Warsito, soal penjambretan juga harus menjadi perhatian. “Bagaimana caranya agar Gresik aman,” imbuh Warsito. (nul)

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *