klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Enam Desa Penghasil Migas di Bojonegoro Terima Pencairan ADD Tahap Pertama Tahun 2025

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Lapangan Migas di Bojonegoro (Afif/Klikjatim.com)
Lapangan Migas di Bojonegoro (Afif/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Enam desa yang berada di dua kecamatan wilayah penghasil minyak dan gas bumi (migas) di Kabupaten Bojonegoro telah menerima pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama untuk tahun 2025.

Ketiga desa di Kecamatan Gayam yang menerima dana tersebut adalah Desa Gayam, Mojodelik, dan Begadon. Sementara itu, dari Kecamatan Kapas, desa penerima ADD meliputi Desa Ngampel, Sambiroto, dan Campurejo.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro, Machmuddin, menjelaskan bahwa hingga saat ini pencairan ADD untuk desa penghasil migas telah mencapai 50 persen dari total pagu yang dialokasikan. Nilai alokasi yang diterima oleh masing-masing desa cukup besar, dengan rata-rata mencapai miliaran rupiah.

Di wilayah migas Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Kecamatan Gayam, ADD yang sudah cair meliputi Desa Mojodelik sebesar Rp1.434.534.100, Desa Begadon Rp676.016.400, dan Desa Gayam sebesar Rp1.474.694.650.

Sementara itu, di Lapangan Sukowati yang berada di Kecamatan Kapas, ADD tahap pertama telah dicairkan untuk Desa Ngampel sebesar Rp507.389.400, Desa Sambiroto Rp516.043.450, dan Desa Campurejo sebesar Rp582.675.950.

Baca juga: PT Terminal Teluk Lamong Luncurkan Konsep Berthing Priority, Tingkatkan Efisiensi Logistik Curah Kering di Tanjung Perak
Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu, menyatakan bahwa ADD tahap pertama telah disalurkan ke rekening desa. Saat ini pihaknya tengah mengunggah CMS perubahan APBDes 2025, menyusul adanya revisi Peraturan Bupati terkait kebijakan pengurangan angka kemiskinan sebesar 20 persen.

“Dana ADD ini akan digunakan untuk berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa. Salah satunya adalah program Gayatri (Gerakan Peternak Petelur Mandiri), serta pembangunan drainase dan sarana lainnya,” jelas Yuntik pada Senin (7/7/2025).

Senada dengan itu, Kepala Desa Ngampel, Purwanto, juga mengonfirmasi bahwa ADD tahap pertama telah cair. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan desa, terutama dalam program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan infrastruktur. (qom)

Editor :