klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

DPRD Gresik Minta Ahli Konstruksi Dilibatkan Investigasi Ambruknya Jembatan Kacangan

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Gresik--DPRD Gresik meminta pemerintah melibatkan ahli untuk menyelidiki penyebab pasti ambruknya jembatan Desa Kacangan yang menghubungkan Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso, Minggu (20/12/2021).

Sekretaris Komisi Tiga DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan, ambruknya jembatan kacangan ini menjadi catatan derius bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik untuk mengevaluasi kembali perencanaan dan pengerjaan proyek fisik.

"Syukurnya tidak ada korban jiwa, ini menjadi titik untuk teman-teman PUTR Gresik untuk mengevaluasi kembali perencanaan dan pelaksanaan proyek pengerjaan fisik, terutama jembatan," kata politisi PKB itu.

Selain itu, Komisi tiga DPRD Gresik juga menyoroti perawatan jembatan kacangan yang dilakukan DPUTR. Ia mempertanyakan apakah dalam perawatan jembatan tersebut tidak pernah dilakukan pemeriksaan kondisi terkini konstruksi tiang penyangga jembatan.

"Kalau perawatan selama ini kan mengcat pembatas jembatan, pedestrian, atau menambal yang berlubang," tutur Hamdi.

Untuk itu Hamdi mendesak pemkab membentuk tim investigasi yang melibatkan ahli konstruksi jembatan untuk meneliti penyebab pasti runtuhnya jembatan kacangan. Selain itu Ia meminta ada pihak yang bertanggungjawab bila memang ditemukan unsur kelalaian.

"Apakah waktu pembangunan tiang pancangnya kurang dalam, atau karena kelebihan beban, pasalnya saya dengar beberapa waktu lalu ada kendaraan berat yang melintas situ," tandasnya.

Disisi lain, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUTR Gresik Eddy Pancoro menyebut selama ini pihaknya telah melakukan perawatan rutin terhadap jembatan kacangan, namun kejadian patahnya jembatan tersebut diluar prediksinya.

"Sudah dilakukan pengecekan dan dilakukan pekerjaan pemeliharaan, struktur girder masih utuh dan dalam kondisi baik. Tapi kejadian penurunan tiang pancang ini diluar prediksi dari kami, karena posisinya berada di dasar sungai dan didalam tanah," terang Eddy.(mkr)

Editor :