Paslon Nomor Urut 3, Kelana Aprilianto–Dwi Astutik, Perlu Peran Media Untuk Membangun Sidoarjo

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo--Perlu kolaborasi dan peran banyak pihak untuk membangun Kabupaten Sidoarjo, salah satunya adalah peran media yang bisa  berfungsi sebagai kontrol sosial.  Hal itu dikatakan Calon Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto saat ngopi bareng dan berdialog dengan puluhan awak media di Posko Pemenangan Paslon nomor 3 di kompleks Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo, Rabu (14/10/2020) pagi.

“Dengan ngopi bareng dan ngobrol santai seperti ini, diharapkan terjalin hubungan yang baik antara kami dengan media sehingga tidak ada komunikasi yang tersumbat. Tidak hanya saat ini, tapi juga nanti bila kami dipercaya memimpin Sidoarjo. Ngopi bareng semacam ini akan dilakukan secara periodik, untuk mendapatkan masukan dan usulan bagaimana membangun Sidoarjo ke depan,” tutur Kelana Aprilianto.  

Baca juga: Gelorakan Nasionalisme dan Konservasi, Gubernur Khofifah Lepas Ekspedisi 81 Pembentangan Merah Putih di Gunung Arjuno

Menurut Kelana, kerjasama dengan media sangat penting karena lewat pemberitaan, media bisa menarasikan pembangunan di Sidoarjo.

“Saya bersama Bunda Dwi berkeinginan tidak ada jarak dengan media. Apalagi di zaman digital seperti ini, pemberitaan media bisa dengan cepat diikuti bukan hanya oleh warga Sidoarjo saja, namun juga di wilayah nasional bahkan internasional,” terang Kelana.

Baca juga: Pascagempa M7,7 Flores: Pasokan Listrik Utama PLN Pulih 100 Persen, Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi ke Warga

Sementara itu Cawabup Dwi Astutik menyampaikan, kondisi pandemi seperti saat ini telah memukul semua sektor. “Saat ini, kondisi ekonomi masyarakat menurun. Potensi sumber daya alam yang dimiliki Sidoarjo menjadi prioritas program BerKelas ke depan jika diberi amanah memimpin Sidoarjo,” jelas Dwi.

Dwi menambahkan, selain sektor industri dan perikanan, Paslon BerKelas juga akan mengembangkan wilayah pedesaan. “Di sana ada pertanian dan UMKM. Wilayah pedesaan sangat perlu ditingkatkan menjadi desa mandiri sesuai dengan potensi yang dimiliki desa tersebut,” imbuh Dwi.

Baca juga: Gelar Honda AT Family Day di Bojonegoro, MPM Hati-Hati Manjakan Warga lewat Hiburan dan Promo Menarik

Dwi mengatakan, Kampung Krupuk misalnya. Selain bisa meningkatkan ekonomi warganya, kampung tersebut bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata. “Potensi - potensi kampung di Sidoarjo perlu di blow up dan perlu diinformasikan di tingkat nasional. Kami trenyuh melihat industri di kawasan Desa Kedensari Tanggulangin yang saat ini seolah tenggelam dan ditinggalkan. Desa Mandiri menjadi prioritas kami ke depan,” terang Dwi.

Pasangan Kelana Aprilianto – Dwi Astutik ini bertekat, bekerja bersama masyarakat untuk meningkatkan ekonomi keluarga. (mkr)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru