Tawarkan Hunian Lokasi Strategis Harga Terjangkau, Golden East Kebomas Buka Klaster Baru

klikjatim.com
CEO PT Keluarga Sejahtera Propertindo (KSP) Gresik, Thoriq Majiddanor.

KLIKJATIM.Com | Gresik - Bisnis properti di Gresik agaknya berbeda dengan kota lainnya di Jawa Timur. Meski dihadapkan pada andemi Covid-19 sejak Maret lalu, namun minat konsumen membeli rumah masih tinggi. Bahkan sejumlah pengembang terus mengembangkan kawasan perumahan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

[irp]

Baca juga: Pansus DPRD Gresik Desak Pemkab Tingkatkan Optimisme Proyeksi Fiskal dalam RPJMD 2025–2030

Adalah Perumahan Golden East Kebomas yang saat ini menjadi incaran calon pembeli. Kawasan yang dikembangkan oleh PT Keluarga Sejahtera Propertindo (KSP) Gresik ini menawarkan hunian kota mandiri di lahan seluas 600 hektar. Dari total lahan tersebut, 30 hektar lahannya sudah digarap untuk mengembangkan kawasan baru yang diberi nama Golden Eats dan North Boulevard di wilayah Kebomas, Gresik dengan membidik segmen middle end.

CEO PT KSP Gresik, Thoriq Majiddanor mengatakan, pertimbangan dirinya mengembangkan kawasan ini di tengah pandemi Covid-19 karena moment. Sebab, sebelumnya setelah membangun kawasan baru. Unit yang ditawarkan ke masyarakat sold out, atau terjual habis.

Baca juga: Polisi Akan Panggil Orang Tua dan Guru Remaja yang Tenteng Celurit di Kabupaten Gresik

“Berkaca dari permintaan itu, kami membangun lagi kawasan baru dengan membidik pasar middle end dan lokasinya pun berdekatan dengan exit Tol Bunder, Kebomas,” katanya, Rabu (23/9/2020).

Dika5akan, saat membangun kawasan pertama di daerah Manyar, Gresik. Ada 235 unit yang ditawarkan ke masyarakat. Dari jumlah tersebut, habis terjual. Sementara untuk kawasan yang baru. Yakni, Golden East dan North Boulevard ada 189 unit yang akan dibangun.

Baca juga: Bosda 2023 Tak Cair Separuh, Komisi IV DPRD Gresik Beri Catatan Evaluasi

Diakui Thoriq Majiddanor, pasar properti di Gresik tidak terganggu dengan adanya pilkada. Sebaliknya, dirinya malah tertantang membangun Kota Gresik melalui kawasan baru. “Properti dan politik tak ada hubungannya. Malah kami berharap adanya kawasan baru bisa menciptakan ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama Dirut KSP Gresik, Deni Hardian menyatakan ada tiga kunci agar properti tetap diminati konsumen. Pertama, lokasi yang strategjs, kedua punya konsep, dan ketiga memiliki high demand. “Unit baru yang kami tawarkan memiliki tiga kunci tersebut. Harganya pun terjangkau mulai Rp 450 juta hingga Rp 1,1 miliar,” pungkasnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru