KLIKJATIM.Com | Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) pusat mencatat neraca dagang nasional pada Agustus 2020 mengalami surplus sebesar 2,33 miliar dollar AS. Surplusnya neraca perdagangan Agustus 2020 kembali Ini berarti, neraca perdagangan Indonesia sudah mengalami surplus empat kali berturut-turut sejak bulan Mei 2020.
[irp]
Baca juga: Jutaan Kelas Menengah Bisa Kehilangan Subsidi Gara-Gara Penetapan Desil DTSEN
"Surplus kali ini jauh lebih besar dibandingkan dengan Agustus tahun 2019 yang pada waktu itu surplus juga tetapi hanya sebesar 92,6 juta dollar AS," ujar Kepala BPS Suhariyanto, dalam video conference. Virtual, Selasa (15/09/2020)
Secara keseluruhan, neraca perdagangan pada Januari-Agustus 2020 masih mengalami surplus sebesar 11,05 miliar dollar AS. Posisi ini jauh lebih baik bila dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mengalami defisit 2,03 miliar milar dollar AS.
Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026
Menurut Suhariyanto, nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2020 mencapai 13,07 miliar dollar AS atau menurun 4,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 13,73 miliar dollar AS. Penurunan juga terjadi apabila dibandingkan dengan Agustus 2019, nilai ekspor juga turun 8,36 persen.
"Ekspor kita turun sedikit bila dibandingkan bulan sebelumnya. Jadi, setelah dua kali ekspor kita mengalami kenaikan, pada Agustus ekspor kita agak melandai," tambahnya.
Baca juga: BPS Sumenep Sensus 187 Ribu Usaha, Peta Ekonomi Daerah Dirombak
Sementara, nilai impor Indonesia Agustus 2020 mencapai10,74 miliar dollar AS atau naik 2,65 persen dibanding Juli 2020 yang sebesar 10,47 miliar dollar AS. “Sementara bila dibandingkan Agustus 2019, impor Agustus 2020 turun 24,19 persen,” pungkas Suhariyanto. (hen)
Editor : Redaksi