Kerja Dideadline, Honor PPK dan PPS di Surabaya Macet

klikjatim.com
Pengaktifan kembali anggota PPS Surabaya. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Beberapa anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya sambat. Pasalnya, honor mereka di bulan Juni sampai sekarang masih macet.

"Hak PPS belum turun sama sekali,” ungkap Anggota PPS Simomulyo Surabaya, Dimas, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

[irp]

Padahal, lanjutnya, tahapan sudah dimulai. Bahkan kerja di lapangan dikejar-kejar seperti balap lari, tapi yang turun hanya uang operasional atau kegiatan saja.

“Wes gelisah iki bro,” pungkasnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu anggota PPK Wiyung. Menurutnya, sejak PPK aktif bekerja hingga saat ini tapi belum mendapatkan honor dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya.

“Sudah aktif kembali sejak 15 Juni, berdasarkan surat KPT 258 tahun 2020,” ungkap anggota PPK yang enggan namanya disebutkan tersebut.

[irp]

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Kata dia, informasi yang diterima dari KPU terkait pencairan honor masih menunggu pengesahan adendum NPHD oleh Pemkot Surabaya.

“Artinnya tinggal menunggu ACC dari Pemkot,” ungkapnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru