Menerapkan Prinsip CSV, Program TJSL PLN Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan di Berbagai Daerah

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Para peserta Program Pelatihan SDM Industri Tekstil dan Alas Kaki TJSL PLN saat menjalani sesi praktik menjahit di Balai Industri Produksi Tekstil dan Alas Kaki Semarang.

KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial positif yang berkelanjutan di seluruh penjuru negeri. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berprinsip Creating Shared Value (CSV), PLN sukses menggerakkan roda perekonomian warga pesisir hingga membuka lapangan kerja baru bagi lulusan vokasi di wilayah Jawa Tengah.

Sepanjang semester I tahun 2026, PLN tercatat telah merealisasikan sebanyak 696 program TJSL yang berhasil menjangkau 301.779 penerima manfaat. Rangkaian program tersebut difokuskan pada tiga pilar utama pembangunan, yakni pendidikan, pelestarian lingkungan, serta pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Baca juga: Aktivitas Meningkat, Bandara Notohadinegoro Jember dan Basarnas Teken PKS Tanggap Darurat Penerbangan

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh warga pesisir Desa Tanjung Seloka, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Melalui Program Desa Berdaya PLN, kelompok nelayan "Seloka Crabs" mendapatkan pendampingan budidaya dan penggemukan kepiting soka. Selain pendampingan usaha, PLN memanfaatkan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) sebagai bahan terumbu karang buatan (bioreef block), penanaman pohon, serta edukasi ekosistem.

Ketua Kelompok Nelayan Seloka Crabs, Irhamsyah, mengungkapkan bahwa program ini berhasil meningkatkan nilai jual tangkapan sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga laut.

"Dulu kami hanya menjual kepiting apa adanya, ukurannya kecil dan harganya rendah. Sekarang, setelah dibudidayakan dan digemukkan, nilainya jauh lebih tinggi dan hasilnya lebih pasti. Kalau laut tetap terjaga, kami yakin penghidupan masyarakat juga akan terus berlanjut. Sekarang kami tidak hanya memikirkan hasil hari ini, tetapi juga bagaimana sumber daya laut tetap ada untuk anak cucu kami nanti," tutur Irhamsyah.

Cerita keberhasilan lain hadir di Jawa Tengah melalui Program Pelatihan SDM Industri Tekstil dan Alas Kaki. Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, ratusan lulusan SMK dan masyarakat kurang mampu dibekali keterampilan terapan hingga langsung disalurkan kerja di berbagai perusahaan berskala besar.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis ini.

"Sinergi antara PLN dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah ini adalah contoh nyata kolaborasi yang kita butuhkan. Program ini tidak hanya sekadar memberikan bekal keterampilan, tetapi juga memberikan kepastian penyaluran kerja. Ini sangat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Jawa Tengah," ujar Ahmad Luthfi.

Baca juga: Targetkan 100 Truk Peti Kemas, Pelindo Terminal Petikemas dan Pelindo Regional 3 Gelar Uji Emisi di TTL dan TPS

Nawang Dwi Prasasti, salah satu peserta program pelatihan, turut mengekspresikan rasa optimistisnya.

"Program ini memberi saya kesempatan untuk membuktikan bahwa kami juga mampu bersaing jika diberikan akses belajar dan kesempatan. Setelah mengikuti pelatihan, saya lebih optimistis menatap masa depan karena kini memiliki pekerjaan dan penghasilan untuk membantu keluarga," ucap Nawang.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa seluruh struktur program TJSL PLN dirancang agar sejalan dengan agenda pembangunan nasional serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

"Program TJSL PLN dirancang berlandaskan Creating Shared Value untuk menghasilkan dampak yang nyata, terukur, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, setiap program kami rancang agar mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, memperkuat kemandirian ekonomi, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)," jelas Darmawan Prasodjo.

Baca juga: Khofifah Dorong IKA UNAIR Jadi Kekuatan Strategis: Perkuat Jejaring, Buka Kolaborasi hingga Kancah Global

Sementara itu, Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman, merinci capaian kuantitatif TJSL sepanjang semester I tahun 2026. Sektor pendidikan telah merealisasikan 215 program dengan 41.517 penerima manfaat. Pada sektor lingkungan, dilaksanakan 245 program untuk perlindungan ekosistem, penghijauan, serta akses air bersih.

Adapun di sektor pengembangan UMK, sebanyak 214 program telah melibatkan 4.316 pelaku usaha, memicu lahirnya 9.148 lapangan kerja baru, serta memberi manfaat langsung kepada 46.520 warga melalui Rumah BUMN, electrifying agriculture, dan electrifying marine.

"Pada akhirnya, keberhasilan sebuah program bukan hanya terlihat dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi dari semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk berkembang, lingkungan yang semakin terjaga, serta lahirnya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," kata Nurlely Aman menegaskan.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru