KLIKJATIM.Com | Situbondo - Gara-gara lupa mematikan kompor gas saat memasak air, rumah semi permanen milik Misna alias Ibu Sunawar (71) warga Dusun Penjalinan, Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus, hangus terbakar, Minggu (5/4/2026).
Menurut keterangan Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono, kondisi rumah semi permanen itu rusak berat, semua isi rumah hangus terbakar.
Baca juga: Lansia 60 Tahun Dilaporkan Cabuli Bocah Perempuan ke Polres Situbondo
"Seisi rumah semuanya hangus terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp23.600.000," ujar Puriyono.
Puriyono menyebutkan isi rumah Misna yang terbakar di antaranya, kasur, tempat tidur, lemari, 20 kilogram beras, jagung glondongan, LPG 3 kilogram dan kompor, serta rumah dengan kondisi rusak berat.
"Diduga, api berasal dari kompor gas yang lupa dimatikan saat memasak air untuk membuat kopi, karena ditinggal tidur di teras depan oleh Ibu Misna," ungkapnya.
Puriyono mengemukakan kronologi kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08:00 Wib itu. Kejadian bermula saat Misna sedang memasak air untuk membuat kopi dan ditinggal tidur di teras rumah.
Sekitar pukul 08:30 Wib korban mendengar letusan dari arah dapur disertai asap hitam, korban langsung mengambil air untuk dipadamkan, namun api sangat cepat membesar.
Karena api semakin membesar, korban meminta tolong kepada anaknya bernama Tolak (35) yang juga dibantu warga sekitar untuk memadamkan api menggunakan alat seadanya.
"Warga sekitar berdatangan dan bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, dan ada yang menghubungi pemadam kebakaran," bebernya.
Baca juga: Ruang Kantin dan Koperasi RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri Terbakar
Beberapa menit kemudian, satu unit pemadam kebakaran yang disiagakan di Wilayah Kecamatan Asembagus tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman dan Pembasahan.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10:00 Wib, atau dua jam saat terbakar. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut,' bebernya.
Editor : Wahyudi