Dukung Asta Cita Presiden, PT SGN Matangkan Strategi Percepatan Swasembada Gula Nasional

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Rapat Kerja Direksi PT. SGN yang digelar di Yogyakarta pada Senin (12/1/2026).

KLIKJATIM.Com | Yogyakarta – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bergerak cepat dalam merespons target ketahanan pangan nasional. Melalui Rapat Kerja Direksi yang digelar di Yogyakarta pada Senin (12/1/2026), anak perusahaan PTPN Group ini merumuskan langkah strategis untuk mengakselerasi program Swasembada Gula Nasional.

Forum ini menjadi ruang evaluasi menyeluruh sekaligus sinkronisasi kebijakan perusahaan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai

Rapat kerja tersebut membahas berbagai aspek krusial untuk memperkuat industri gula dalam negeri. Fokus utama yang menjadi pembahasan meliputi peningkatan produktivitas tebu melalui penguatan kemitraan dengan petani, optimalisasi kinerja pabrik gula guna mencapai efisiensi maksimal, dan penguatan sinergi hulu–hilir untuk memastikan rantai pasok gula berjalan stabil.

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menegaskan bahwa SGN berkomitmen melakukan transformasi menyeluruh, baik pada sisi on farm (perkebunan) maupun off farm (pengolahan di pabrik).

Baca juga: Berikan Kepastian Hukum, Pemkab Lamongan Targetkan 20.000 Sertifikat Tanah di Tahun 2026

“Rapat kerja ini menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi capaian sekaligus mematangkan langkah percepatan Swasembada Gula Nasional. Kami harus memastikan program berjalan efektif dan adaptif terhadap tantangan agar target swasembada dapat tercapai secara berkelanjutan,” ujar Mahmudi dalam keterangannya.

Mahmudi juga menekankan bahwa keterlibatan aktif petani tebu serta inovasi teknologi adalah kunci keberhasilan. Kemitraan yang kuat antara perusahaan dan petani dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun industri gula yang kompetitif.

Baca juga: Krisis Sertifikasi Aset: 173 Lahan SD Negeri di Sampang Masih Tak Bersertifikat, Terkendala Anggaran

"Kolaborasi lintas pemangku kepentingan serta penguatan tata kelola adalah kunci. Kami mengoptimalkan seluruh aset pabrik gula agar memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Melalui strategi yang terukur ini, PT Sinergi Gula Nusantara optimistis peran strategisnya di bawah PTPN Group mampu membawa Indonesia menuju kemandirian gula nasional dalam waktu dekat.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru