klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dua Rumah di perumahan PG Asembagus Situbondo Dilarang Api

avatar Abdus Syukur
  • URL berhasil dicopy
Kondisi dua rumah warga di Perumahan PG Asembagus, Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo usai terbakar
Kondisi dua rumah warga di Perumahan PG Asembagus, Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo usai terbakar

KLIKJATIM.Com | Situbondo - Dua rumah warga di Perumahan PG Asembagus, Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, dilalap si jago merah pada Selasa (13/1/2026) dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 04.10 WIB saat salah satu pemilik rumah sedang tidak berada di tempat.

“Rumah milik Hendri Fathor dalam keadaan kosong karena yang bersangkutan menginap di rumah ibunya. Api diduga pertama kali muncul dari rumah Pak Hendri lalu merembet ke rumah sebelah milik Pak Yoga,” ujar Sruwi kepada rri.co.id.

Meski penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di rumah Hendri Fathor.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Saiful Arifin (70), tetangga korban. Saat itu, Saiful melihat api sudah membesar lalu segera membangunkan Pak Yoga yang masih tertidur di rumahnya.

“Pak Saiful langsung membangunkan Pak Yoga, sementara warga lain menghubungi petugas pemadam kebakaran,” imbuh Sruwi.

Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran—masing-masing dari Pos Damkar Kecamatan Asembagus dan Mako Damkar Situbondo Kota—tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembasahan.

“Total ada dua unit damkar yang diterjunkan ke lokasi,” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp80,5 juta. Rumah permanen milik Hendri Fathor dengan ukuran 10 x 15 meter dan tinggi 7 meter mengalami rusak berat.

“Sedangkan rumah Pak Yoga hanya rusak ringan karena api cepat dipadamkan. Kerugiannya sekitar Rp5,5 juta,” pungkas Sruwi Hartanto.

Editor :