Tinggal di Gubuk Reyot, Dua Lansia di Sampang Akhirnya Mendapat Bantuan BPBD

Reporter : fadil
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang menyambangi kediaman dua lansia untuk menyalurkan bantuan.

KLIKJATIM.Com | Sampang – Senyum sumringah terpancar dari wajah Masdijha (70) dan adiknya, Patha (60), warga Dusun Lenteng, Desa Nyeloh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Dua kakak beradik yang tinggal di sebuah gubuk tua tersebut kini bisa bernapas lega setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang menyambangi kediaman mereka untuk menyalurkan bantuan.

Kondisi kedua lansia ini cukup memprihatinkan. Selama bertahun-tahun, mereka tinggal bersama di gubuk berukuran 5 x 7 meter yang difungsikan ganda sebagai tempat tidur sekaligus dapur. Terlebih, salah satu dari mereka kini sulit beraktivitas normal akibat mengalami cedera fisik.

Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, menyatakan bahwa aksi sosial ini dilakukan atas dasar kemanusiaan setelah pihaknya menerima laporan terkait kondisi warga tersebut.

"Setelah kami mendengar informasi, kami langsung berkoordinasi untuk secepat mungkin memberikan bantuan. Ini merupakan bentuk respons cepat kami terhadap warga yang membutuhkan," ujar Hozin saat menyerahkan bantuan, Selasa (13/1/2026).

BPBD Sampang memberikan bantuan logistik lengkap guna menopang kebutuhan harian dan meningkatkan kenyamanan tempat tinggal mereka.

Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai

Beberapa item yang diserahkan meliputi perlengkapan tidur berupa kasur, matras, terpal, dan selimut. Juga perlengkapan dapur meliputi kompor, alat masak, dan alat makan, serta kebutuhan dasar berupa sandang khusus lansia, sembako, serta paket penambahan gizi.

Hozin menambahkan, selain faktor ekonomi, kondisi kesehatan salah satu lansia tersebut menjadi perhatian serius. Diketahui, salah satu dari mereka tidak bisa berjalan akibat terjatuh beberapa waktu lalu.

Baca juga: Berikan Kepastian Hukum, Pemkab Lamongan Targetkan 20.000 Sertifikat Tanah di Tahun 2026

"Keduanya sangat layak mendapatkan perhatian pemerintah. Selain bantuan logistik untuk menopang kebutuhan sehari-hari, mereka juga membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak serta pengobatan yang maksimal untuk memulihkan kondisinya," pungkas Hozin.

Melalui bantuan ini, diharapkan beban hidup Masdijha dan Patha dapat sedikit teringan, sembari menunggu langkah koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait untuk penanganan hunian dan kesehatan mereka.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru