KLIKJATIM.Com l Magetan - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) mengumumkan klaster baru orang-orang yang terjangkit COVID-19 adalah santri Malaysia yang baru pulang dari sebuah pesantren di Temboro, Magetan, Jawa Timur. Hal ini seperti dilansir kantor berita antaranews.
"Sebuah klaster baru telah dideteksi di pintu masuk internasional, yaitu warga Malaysia yang pulang dari Indonesia melalui Lapangan Terbang Kuala Lumpur (KLIA) pada 16 April 2020," ujar Dirjen Kesehatan KKM Dr Noor Hisham Abdullah di Kuala Lumpur, Minggu.
Baca juga: Penghuni Kos Jalan Bangka Magetan Ditemukan Tak Bernyawa
Klaster itu terdiri dari 43 orang yang dinyatakan positif COVID-19 di kalangan pelajar yang pulang dari Temboro, salah satu daerah yang telah dinyatakan sebagai zona merah di daerah Magetan.
"Masih terdapat beberapa kasus yang masih menunggu keputusan," katanya.
Baca juga: Pebalap Belia Astra Honda Dominasi Podium IHTTC 2026 di Sepang
Dia mengatakan sebanyak 34 orang dari keseluruhan 43 kasus tersebut telah dikarantina di Negara Bagian Melaka dan sembilan orang di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur dan Putrajaya.
"Ini menunjukkan bahwa tindakan pemerintah untuk mengambil langkah karantina dan menyaring semua warga Malaysia yang pulang dari luar negeri adalah tepat," katanya.
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
Sementara itu, di Magetan sendiri Temboro adalah masuk zona merah setelah ada seorang yang dinyatakan positif Covid-19 dari wilayah tersebut.
Beberapa waktu lalu, Pondok Pesantren di Temboro Magetan memulangkan hampir 21 ribu santri dari berbagai negara. (bro)
Editor : Redaksi