KLIKJATIM.Com | Jember – Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi C DPRD Jember, Senin (10/2/2025), mengungkap perkembangan terkini perbaikan jalan rusak di wilayah Jember Selatan. Saat ini, proses perbaikan sudah berjalan dengan tahapan penggalian jalan untuk memperkuat struktur agar lebih tahan terhadap kendaraan bermuatan besar.
Selain itu, proses lelang bagi kontraktor perbaikan jalan juga hampir rampung di Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Jember, Aryo Yudhanto Wijokongko, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Imasco Asiatic terkait perbaikan jalan, termasuk rencana peningkatan kelas jalan.
Baca juga: Kepergok di Sawah, Residivis Curanmor di Jember Babak Belur Dihajar Massa
Target Penyelesaian Juni-Juli 2025
Aryo menargetkan seluruh proses perbaikan jalan selesai pada Juni-Juli 2025.
“Setelah rapat ini, akan ada pembahasan lanjutan mengenai aturan teknis dan regulasi. Kami juga akan mengundang masyarakat yang pro dan kontra terkait proyek ini,” ujar Aryo.
Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memperbaiki jalan yang mengalami kerusakan parah.
“Perbaikan jalan dari Puger ke Balung mencakup sekitar 2 km. Kami berharap pekan depan sudah ada penandatanganan kontrak untuk proyek perbaikan jalan secara rigid pavement,” jelasnya.
Rigid pavement atau perkerasan kaku dilakukan dengan menggali jalan hingga ke lapisan bawah agar lebih kuat dan tahan lama. Metode ini sudah diterapkan di Balung, Desa Kasiyan Timur, Jambearum (Kecamatan Puger), dan Ambulu.
Baca juga: Pria di Jember Ditemukan Tewas di Sumur Setelah Dua Hari HilangProses Lelang Hampir Rampung
Terkait lelang proyek, Aryo menyatakan bahwa pemilihan kontraktor sudah hampir final.
“Pemenang pertama, kedua, dan ketiga sudah ada. Sekarang tinggal verifikasi harga, kemampuan alat, dan bahan. Target kami, sebelum 18 Februari 2025 sudah ada kontrak resmi,” ungkapnya.
Kontribusi PT Imasco Asiatic
Baca juga: Pecah Kongsi di Jember: Wakil Bupati Gugat Bupati Rp 25 Miliar, Tuduh Ada Upaya Peminggiran Peran
Selain pemerintah, PT Imasco Asiatic juga turut berkontribusi dalam perbaikan jalan.
“Mereka akan memperbaiki sekitar 500 meter jalan, dari titik sebelum Masjid Grenden menuju pabrik Imasco,” kata Aryo.
Sementara itu, Dinas PU Bina Marga akan menangani perbaikan dari pertigaan Kasiyan hingga sebelum Masjid Grenden.
Anggaran dan Skala Proyek
Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur mengalokasikan Rp 30 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang 2 km di beberapa titik.
Baca juga: Mobil Dinas Diskominfo Jember Terperosok ke Jurang Akibat Longsor
“Perbaikan sudah dimulai, dengan titik-titik prioritas yang sudah ditentukan. Ada yang 500 meter, ada yang 1 km. Ini bukan sekadar tambal sulam, tapi dilakukan penggalian hingga ke lapisan bawah agar daya dukungnya lebih kuat,” tambahnya.
Peningkatan Kelas Jalan dalam Proses
Selain perbaikan, ada wacana peningkatan kelas jalan untuk mendukung mobilitas kendaraan besar. Namun, Aryo menegaskan bahwa keputusan ini memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan berbagai pihak, termasuk Dinas PU Bina Marga, Dishub Provinsi, serta DPRD Jawa Timur.
“Kenaikan kelas jalan tidak hanya untuk Jember Selatan, tetapi juga untuk kabupaten/kota lain di Jawa Timur. Semua daerah harus mengusulkan ke Gubernur. Setelah semua usulan terkumpul, regulasi mengenai peningkatan kelas jalan akan diputuskan,” jelasnya.
Diharapkan, dengan rampungnya proyek ini, infrastruktur di Jember Selatan dapat lebih baik, meningkatkan aksesibilitas, serta menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (qom)
Editor : Muhammad Hatta