KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Kecelakaan melibatkan truk bermuatan pasir-batu (sirtu) bernomor polisi DK 8040 UY, truk bermuatan lonjoran besi bernomor polisi P 9311 UR, serta mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi P 1471 YG di Kabat Banyuwangi, Kamis (22/1).
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.15 WIB tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Benturan keras membuat seluruh kendaraan mengalami kerusakan berat, khususnya pada bagian kabin truk sirtu.
Proses evakuasi korban kecelakaan beruntun di Jalan Raya Banyuwangi–Jember, tepatnya di Desa/Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, berlangsung cukup lama.
Korban merupakan sopir truk sirtu yang terjepit di dalam kabin akibat benturan keras. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus melibatkan Damkarmat Banyuwangi dan Kantor SAR Banyuwangi, dengan menggunakan peralatan khusus ekstrikasi.
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat posisi korban terjepit cukup parah dan kondisi kendaraan yang rusak berat.
“Tim SAR bekerja maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel dan ketelitian dalam proses ekstrikasi. Kondisi kendaraan yang rusak berat menjadi tantangan tersendiri dalam evakuasi,” ujar Oka, Kamis, 22 Januari 2026.
Setelah melalui upaya penyelamatan intensif selama beberapa jam, pada pukul 16.25 WIB korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam kabin truk. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Suhaili, 62 tahun, warga Jalan Trunojoyo, Kecamatan Banyuwangi. Korban merupakan sopir truk bermuatan sirtu.
Sementara itu, Satlantas Polresta Banyuwangi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan beruntun tersebut. Polisi juga mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalur padat lalu lintas.
Editor : Wahyudi