KLIKJATIM.COM | PASURUAN – Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Pacitan menjadi wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Untuk mengatasi persoalan tersebut Konsorsium Penguatan Desa Tanggap Covid-19 (Konsorsium PDTC) menggelar fokus grup diskusi (FGD). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat pendataan. Sehingga, kebijakan yang diambil bisa tepat sasaran.
Ketua Konsorsium PDTC, Mohammad Kundori mengatakan FGD ini dilakukan guna mematangkan data yang telah dihimpun Konsorsium PDTC sehingga data yang dihasilkan memuat informasi yang strategis, akurat dan berkualitas.
Baca juga: Pencuri Umbi Porang di 7 Lokasi Dibekuk Polres Pacitan
“Data memiliki peran yang sangat penting dalam proses pengambilan keputusan. Begitu pentingnya data, pada 2016 Presiden Jokowi pernah menyatakan salah satu kunci untuk memenangkan kompetisi antar negara adalah dengan memiliki data dan informasi yang strategis, akurat dan berkualitas,” ujar Dhory yang juga menjabat sebagai Ketua Ademos tersebut.
Baca juga: Gubernur Khofifah Komitmen Gencarkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo
“Mengingat betapa pentingnya data menjadi dasar bagi kita dalam melangkah, maka diadakanlah FGD di lima desa di Kabupaten Pasuruan dan Pacitan, yang salah satunya kita selenggarakan di Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan ini,” imbuhnya.
Kepala Desa Karangjati, Kuyatip, mengaku berterima kasih sekali telah dibantu dalam menggali data tentang kelompok rentan dan marginal di desanya.
Baca juga: Nelayan Pasuruan Yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Perairan Panunggul
“Saya jadi mengetahui beberapa hal yang sebelumnya mungkin belum saya tahu dan tentang apa yang sudah saya tahu sebelumnya saya jadi makin lebih memahami kondisi warga saya,” ujar pria paruh baya yang telah menjabat sebagai Kepala Desa Karangjati tiga periode tersebut. (*/c1/nul)
Editor : Redaksi