KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Sugianto (44), nelayan warga Dusun Sawahan, Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, yang hilang usai terjatuh ke laut saat perahu diterpa ombak besar akhirnya ditemukan. Pria itu ditemukan dalam keadaan sudah meninggal.
"Benar korban nelayan hilang sudah ditemukan pada hari pencarian pertama ini dalam keadaan meninggal dunia," kata Kasat Polairud Polairud Pasuruan Kota AKP Edy Suseno, Minggu (2/8/2026).
Edy mengatakan awalnya ada informasi dari sejumlah nelayan bahwa di perairan Penunggul telah ditemukan mayat laki-laki mengapung. Para nelayan langsung membawanya ke dermaga dengan peralatan seadanya.
"Setelah dicek memang benar kalau mayat laki-laki yang ditemukan adalah Sugianto, korban nelayan hilang yang terhantam ombak pada hari Sabtu (1/8/2026)," terang Edy.
Keluarga korban tidak menghendaki mayat divisum maupun otopsi karena menyakini penyebab kematiannya sudah jelas. Mayat korban kemudian diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.
Seperti diketahui, Sugianto hilang setelah terjatuh ke laut akibat diterjang ombak besar. Peristiwa bermula saat Sugianto berangkat melaut bersama dua temannya, Misnajin (76) dan Saiful Bahri (37), Sabtu (1/8/2026) pukul 16.30 WIB. Sekitar pukul 20.00 WIB, ketiganya memutuskan kembali ke daratan.
Teman Sugianto, Saiful Bahri, menyebut saat kembali pulang cuaca memburuk dan angin sangat kencang. Ketika perahu berada sekitar 1,5 kilometer dari bibir Pantai Penunggul, ombak besar menerjang. Sugianto terjatuh ke laut.
Saiful yang berada di perahu sempat berusaha memberikan pertolongan dengan melemparkan ban pelampung ke arah korban. Namun sebelum sempat meraihnya, ombak besar kembali menghantam sehingga Sugianto terseret dan hilang dari pandangan.
Saiful dan Misnajin sempat melakukan pencarian selama sekitar 10 menit di lokasi kejadian. Karena korban tidak juga ditemukan, mereka kembali ke daratan untuk meminta bantuan warga.
Warga kemudian melaporkan ke Satpolairud pukul 22.30 WIB. Beberapa petugas kemudian mendatangi lokasi, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan berbagai unsur SAR.
Editor : Wahyudi