Harga Eceran Minyak Goreng di Jatim Tak Sesuai, Pemprov Dorong Pemerintah Pusat Turun Tangan

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemprov Jatim terus berupaya menstabilkan harga minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 14 ribu per liter.

Namun, pemprov juga meminta kepada pemerintah pusat agar ikut membantu upaya tersebut, terutama dari pihak kepolisian.

Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah dan Habib Syech Bersama Puluhan Ribu Masyarakat Lantunkan Dzikir dan Sholawat

"Mudah-mudahan Pak Kapolri serta Mendag sudah turun. Sehingga semua kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan bisa tenang," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (16/3/2023).

"Kita berupaya terus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat semaksimal mungkin dan sesuai HET," imbuhnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Komitmen Gencarkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo

Di pasaran, Khofifah mengungkapkan, bahwa harga minyak goreng di wilayahnya masih melebihi HET. Bahkan di pasar tradisional, harganya berada di kisaran Rp 28-30 ribu per liternya.

Hingga saat ini, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim juga terus melakukan pendistribusian minyak goreng ke daerah-daerah di Jatim.

Baca juga: Tinjau Karhutla Bromo, Gubernur Khofifah Pastikan Operasi Darat, Water Bombing, dan Drone Dioptimalkan

Dalam waktu dekat, Pemprov Jatim akan menyalurkan stok minyak goreng sebanyak 10 ribu ton secara bergelombang selama Maret 2022. "Akan datang 10.000 ton ke Jatim dalam bulan ini," bebernya.(mkr) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru