KLIKJATIM.Com | Surabaya - Melambungnya harga sejumlah kebutuhan pokok menjadi sorotan pejabat publik. Salah satunya adalah Ketua DPR RI Puan Maharani yang kali ini mengunjungi Pasar Tambahrejo, Surabaya, Rabu (2/3/2022) pagi.
Baca juga: ASN Dinas ESDM Jatim Ramai-ramai Kembalikan Uang Pungli Izin Tambang ke Kejati, Totalnya Segini
Dalam kunjungan ini dia memborong sejumlah kebutuhan pokok yang meliputi minyak goreng, tahu, tempe dan kue tradisional. Tak ketinggalan pula, putri Megawati Soekarnoputri itu juga membeli produk UMKM berupa tas di pasar tersebut.
Puan Maharani tiba di Pasar Tambahrejo sekitar pukul 08.10 WIB dan langsung menuju stan penjual kebutuhan pokok. Dia terlihat ngobrol bersama pemilik stan, Warinten. Dalam obrolan itu Puan menanyakan harga kebutuhan pokok dan kondisi dagangannya di tengah pandemi
“Berapa bu, harga minyak goreng sekarang?” tanya Puan membuka obrolan kepada Warinten.
“Untuk yang ukuran dua liter saya jual Rp28 ribu,” jawab Warinten kepada Puan.
Terlihat Puan membeli beberapa kebutuhan di stan tersebut. Di antaranya lima potong tahu, lima potong tempe, dan lima bungkus minyak goreng ukuran dua liter. Dijelaskan Warinten, harga tempe per potongnya dijual Rp25 ribu, sedangkan tahu Rp60 ribu per potong.
Warinten mengaku senang dagangannya diborong pejabat negara. Kepada awak media dia mengaku beberapa barang kebutuhan sempat naik. Sebut saja tempe dan minyak goreng. Hal itu pula yang menyebabkan dagangannya tidak banyak yang laku.
Pedagang yang sudah berjualan di Pasar Tambahrejo selama 40 tahun ini menambahkan Puan membantu menjualkan dagangannya. Itu dilakukan ketika ada calon pembeli yang menghampiri lapaknya.
Tak berhenti di situ. Politikus PDI Perjuangan juga mengunjungi stan penjual kue basah atau kue tradisional. Pedagang kue di Pasar Tambahrejo, Siti Munawaroh menjelaskan Puan membeli putu ayu, lapis kukus, lemper, nogosari, dan jajanan lain. Kue-kue itu dijual seharga Rp1.500 per bijinya.
Baik Warinten maupun Siti Munawaroh menyampaikan kepada Puan bahwa dagangannya tidak terlalu ramai sejak pandemi Covid-19. Keluhan itu disampaikan saat Puan bertanya kondisi dagangannya.
Dalam kunjungan itu, Puan didampingi Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Puti Guntur Soekarno dan Indah Kurnia. Turut mendampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi; Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono; dan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Whisnu Sakti Buana. (arif)
Baca juga: Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Budaya Membaca untuk Wujudkan SDM Berdaya Saing Global
Editor : Redaksi