Sosialisasi Pemilu Sambil Bagi-bagi ‘Doorprize’

klikjatim.com
Foto: Salah satu warga menunjukkan doorprize yang didapatkan. (Koinul/klikjatim.com)

GRESIK – Beginilah cara Panita Pengawas Kecamatan (PPK) Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pemilu pada tanggal 17 April mendatang. Yaitu, sosialisasi sambil bagi-bagi doorprize kepada warga.

Kemasan agenda sosialisasi dengan santai dan berhadiah memang sengaja dilakukan. Tujuannya adalah menarik perhatian warga sehingga antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Baca juga: Meski Yani-Alif Unggul 63 Persen, Kotak Kosong Menang di Beberapa TPS

“Ternyata dengan cara seperti ini banyak yang merespon positif, khususnya masyarakat di wilayah Kecamatan Ujungpangkah,” kata Ketua PPK Ujungpangkah, Abdullah Hanif, Jumat (15/03/2019).

Sebelum mulai bagi-bagi hadiah, peserta terlebih dahulu mendapatkan materi sosialisasi kepemiluan. Karena Pemilu tahun 2019 ini terbilang rumit. Mereka harus menggunakan hak pilih di lima kertas suara.

Baca juga: Polres Gresik Kawal Distribusi Surat Suara Pemilu dari PPK ke Gudang KPU Kabupaten

Materi yang disampaikan antara lain mengenalkan lima jenis surat suara yang akan dipilih nanti. Termasuk memberitahukan perbedaan surat suara yang di antaranya Pilihan Presiden (pilpres), DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten maupun Kota.

“Di dalam sosialisasi ini juga dibarengi dengan tanya jawab. Siapa yang berhasil menjawab berhak mendapatkan doorprize,” lanjutnya. Hadiah yang diberikan pun beragam mulai dari payung, jam dinding bahkan uang tunai.

Baca juga: Logistik Pemilu 2024 Sudah Siap, Bupati Fandi Akhmad Yani Harapkan Pemilu Lancar Dan Kondusif

Perlu diketahui, bahwa KPUD Gresik mentargetkan tingkat partisipasi kehadiran masyarakat di TPS dalam pelaksanaan pemilu nanti mencapai 77,5 persen. Karena itu, salah satu upayanya adalah melakukan sosialisasi secara maksimal di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan. (nul/*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru