Jatim Level 1,Okupansi Hotel di Jawa Timur Mulai Membaik

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Jatim optimistis hingga akhir tahun hotel dan restoran alami peningkatan okupansi.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Terima Bintang LVRI di Harvetnas 2026: Perjuangan Hari Ini Lawan Kemiskinan dan Jaga Persatuan

Ketua BPD PHRI Jatim Dwi Cahyono mengatakan, dalam masa uji coba pembukaan hotel dan restoran saat ini sudah alami peningkatan 5 persen. “Kan ini masih dalam uji coba, nah bulan depan akan kami lakukan evaluasi lagi trennya seperti apa. Apakah ada peningkatan atau penurunan,” kata Dwi.

Dwi menuturkan, target hingga akhir tahun 2021 ia berharap bisa kembali ke okupansi 50 – 60 persen saat week day dan di saat week end bisa mencapai di atas 70 – 80 persen seperti sebelum pandemi. Jika dibanding dengan okupansi pada awal hingga pertengahan 2020, di 2021 justru mengalami penurunan drastis.

Baca juga: Ahmad Dhani Ingatkan Kemajuan Surabaya Jangan Gerus Seni dan Budaya

“Wah kalau dibanding tahun kemarin sama tahun ini lebih turun ya. Kemarin setelah agustus kan hari raya Idul Fitri itu masih ada di sekitar 30 persen okupansinya. Sekarang, Januari sampai Maret 2021 itu sama dengan tutup kita. Ada beberapa yang sampai okupansinya di bawah 10 persen,” jelasnya.

Pihaknya berharap dengan dibukanya beberapa tempat wisata di Jatim dapat mendongkrak okupansi hotel. Akan tetapi jika mengandalkan momen dibukanya tempat wisata akan masih terasa berat. Menurutnya, saat ini yang dapat meningkatkan okupansi adalah dari kunjungan kerja atau rapat korporasi, pemerintahan dan BUMD di hotel dan restoran.

Baca juga: Arus Barang Tumbuh 10,85 Persen, Pelindo Multi Terminal Cetak Kinerja Positif Semester I 2026

“Untuk rapat-rapat dan kunjungan bisnis sudah agak lumayan meskipun dengan pembatasan-pembatasan. Setidaknya ada kenaikan,” pungkasya. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru