Ciptakan Pemain Handal Walikota Pasuruan Resmikan Liga Tarkam

klikjatim.com
Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf didampingi Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan, serta beberapa pejabat di lingkup Pemkot Pasuruan

KLIKJATIM.Com | PasuruanWali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Liga Tarkem di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, Senin (13/9/2021) siang. Di hadiri Ketua DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan, serta beberapa pejabat di lingkup Pemkot Pasuruan.

[irp]

Baca juga: Pecel Khas Jatim Tembus 7 Besar Salad Terbaik Dunia Versi TasteAtlas, Gubernur Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia

Dalam sambutannya, Walikota Pasuruan menyampaikan turnamen sepak bola ini akan diselenggarakan pada awal bulan ini. Tujuannya, tak lain untuk memajukan persepakbolaan khususnya di Kota Pasuruan.

"Terpenting Golek Sehat, Golek Seneng, gak golek tawuran," kata Gus Ipul sapaanya.

Untuk saat ini, lanjut mantan Wabug Jatim, sudah 24 peserta yang ikut dalam kompetisi liga tarkam. Karena masih musim Pandemi Covid -19, panitia akan membatasi penonton. "Hanya 25 orang saja yang diperbolehkan menonton secara langsung. Dan setiap pemain harus memenuhi syarat -syarat yang sudah ditentukan oleh panitia diantaranya sudah vaksin," terangnya.

Baca juga: Pabrik Gula GMM Belum Beroperasi, Bupati Apresiasi PT SGN yang Siap Selamatkan Tebu Petani Blora

Gus ipul berharap, dengan adanya liga tarkam tersebut bisa mencetak pemain-pemain sepak bola berbakat sekaligus mengungkit prestasi persepakbolaan nasional. "Tahun depan bagi tim bisa ngebon pemain yang sudah punya nama," imbuhnya.

"Kedisplinan yang tinggi adalah factor yang membuat seorang pemain akan menjadi besar dan hebat. Tanpa itu, mustahil akan muncul pemain professional," sambungnya.

Baca juga: Usung Gaya Retro, Puluhan Pecinta Honda Scoopy Ramaikan Ajang “Scoopy Your Mode, Your Ride” di Blitar

Ia mengingatkan, bagi supporter bikin onar nantinya akan berhadapan dengan aparat keamanan. "Ayo ciptakan suasana kondusif. Jadilah supporter terbaik. Jangan menghujat sopporter tim lain. Semua pihak harus menyatukan pikiran bahwa semua tim sepak bola adalah keluarga," ajaknya. (rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru