Bukan Langka, Pertamina Sesuaikan Kebutuhan Pertalite di Masa PPKM

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Nganjuk--Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Nganjuk mengalami kekosongan pertalite. Di antaranya SPBU Nglundo, Mbarong dan Baron.

[irp]

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Fajar, pengendara yang melintas wilayah Nglundo sempat mampir ke SPBU. Namun, saat hendak mengisi pertalite, ternyata kosong.

"Saya kemarin dari Nganjuk mau ke Surabaya. Lewat SPBU Nglundo. Pas di SPBU Nglundo mau isi pertalite kosong. Di daerah SPBU Mbarong juga sama. Terus kata teman saya yang lewat Kecamatan Baron, pertalite juga kosong," terang Fajar kepada wartawan, Sabtu (5/8/2021).

Section Head Communication & Relations Pertamina Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra mengatakan, berdasarkan informasi yang dia terima, memang sedang ada penyesuaian kebutuhan di lapangan. Karena selama PPKM memang terjadi penurunan permintaan BBM jenis gasoline dan gasoil.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

"Terutama pertalite. Karena produk mayoritas yang konsumsinya paling besar saat ini di SPBU. Penurunan yang terjadi rata-rata 17 persen dari sebelum PPKM," katanya.

Arya menepis jika kosongnya pertalite di sejumlah SPBU karena sedang langka. Dia menegaskan bahwa stok pertalite sampai sekarang masih aman.

"Hanya memang proses penyalurannya yang mungkin dalam tahap penyesuaian," jelasnya.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Arya juga berpesan kepada para konsumen untuk segera melapor ke layanan Pertamina jika menemui kejanggalan seperti habisnya pertalite di beberapa SPBU. Pertamina berjanji akan segera memenuhi kebutuhan yang dilaporkan.

"Kami mohon bantuan juga kepada konsumen untuk dapat melapor ke kontak Pertamina 135 untuk menginfokan SPBU atau daerah mana yang ada permasalahan tersebut," pungkasnya.(mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru