'Ponorogo Hebat', Kasus Positif Covid-19 Terbanyak Se-Jatim

klikjatim.com
Data Covid-19 se Jawa Timur

KLIKJATIM.Com I Ponorogo - Seperti taglinenya 'Ponorogo Hebat'. Saat ini bumi reog menduduki peringkat pertama kasus terkonfirmasi positif COVID-19. Total ada 864 pasien kasus aktif per 29 Agustus 2021 kemarin.

[irp]

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Dari data yang didapat, Ponorogo berada peringkat pertama. Sedangkan nomor 2 Kota Surabaya sebanyak 814 kasus aktif diikuti Kabupaten Nganjuk 725 kasus aktif.

Data di Dinkes Jatim, kasus positif COVID-19 di Ponorogo sebanyak 11.575 kasus, sembuh 9.496 kasus, meninggal dunia 1.215 kasus.

"Berbagai upaya kami lakukan menekan angka positif, " ujar Bpati Ponorogo Sugiri Sancoko, Senin (30/8/2021).

Contohnya, kata dia, sesuai arahan pemerintah pusat, tidak ada lagi kerumunan. Pembelajaran tatap muka sekarang daring sebelumnya sudah masuk.

"Resepsi jangan dulu, wisata ditutup sampai semua aman," terang kader PDI Perjuangan ini.

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Giri menambahkan pihaknya kini fokus menekan penyebaran. Hal itu dilakukan untuk Ponorogo yang saat ini berada di PPKM level 4 bisa turun ke level 3. Serta bisa kembali normal.

"Kita konsentrasi penurunan level 4 ke 3 mudah-mudahan normal," tandas Giri.

Sementara, Sekda Ponorogo Agus Pramono menambahkan pihaknya optimis angka kesembuhan di Ponorogo ke depan semakin baik. Sebab, BOR di rumah sakit saat ini hanya terisi 40 persen.

"Kesembuhan sudah makin banyak. Sudah banyak terjadi penurunan. Kita optimis," imbuh Agus.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

Pun selain itu, upaya mematikan menara lampu di Jalan HOS Cokroaminoto bisa mengurai kerumunan. Agar warga tak lagi berkerumun di sekitar menara lampu.

"Sabtu - Minggu sebelum jam 8 malam kita matikan lampunya," pungkas Agus. (bro)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru