Seorang Gadis di Surabaya Jadi Korban Begal, Pelaku Ngaku Debt Collector

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Amanda Nuralfat (16) warga Medokan Ayu Utara, Rungkut, Surabaya dibegal orang tak dikenal. Motor Honda PCX yang ditumpanginya tiba-tiba diminta seseorang yang mengaku sebagai debt collector.

[irp]

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Gadis yang duduk di kelas 2 SMA itu menceritakan, saat dia naik motor Honda PCX dan melintas di depan supermarket Yakaya Rungkut, ia dicegat empat orang yang menaiki dua motor.

"Saat belok sehabis mencuci motor, laju motor saya tiba-tiba dihadang. Mereka mengatakan motor saya menunggak tiga bulan. Saya tidak tahu, ini motor bapak saya," ucapnya usai melapor ke Mapolresta Sidoarjo, Kamis sore (10/6/2021).

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

Keempat orang tersebut lanjut Amanda tidak menunjukkan identitas sama sekali. "Saya dipaksa mengikuti ke kantor mereka di Jalan Raya Jenggolo Sidoarjo. Saya takut. Dalam perjalanan, mereka mengikuti saya. Satu di depan, satu di belakang," jelasnya. 

Amanda menambahkan, di kantor tersebut, ia disuruh menandatangani sebuah surat. "Kunci motor dan STNK saya mereka ambil. Katanya setelah tanda tangan akan dikembalikan. Namun saat saya akan pulang, kunci dan STNK tersebut tidak dikembalikan. Motor PCX yang awalnya saya parkir di depan kantor tidak ada," imbuhnya.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Amanda kemudian menelpon ayahnya, Muhajir. Mereka lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Reskrim Polresta Sidoarjo. "Ini merupakan tindakan kriminal. Menarik motor tentu saja ada aturan mainnya. Harus ada surat dari pengadilan. Saya berharap pelakunya diusut," harapnya. (mkr)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru