Rampok Beraksi di Gresik, Korbannya Seorang PNS

klikjatim.com
Ilustrasi

KLIKJATIM.Com I Gresik - Aksi perampokan terjadi di kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon Gresik. Dengan menggunakan senjata tajam, mereka beraksi di rumah Ari, warga Jalan Ikan Belanak. Pelaku beraksi dengan menyekap seluruh penghuni rumah, suami istri. Mulut korban disumpal dengan kain, kedua matanya ditutup jilbab. Sedangkan, kaki dan tangan kedua korban diikat tali rafia.

[irp]

Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Jember Diusut Bareskrim, Truk Tangki Disita

Pelaku diperkirakan berjumlah satu orang. Dugaan kuat, pelaku sudah hapal dengan kondisi rumah korban. Malahan pelaku sangat leluasa saat masuk ke rumah korban dengan mematikan miniature circuit breaker (MCB).

Berdasarkan sejumlah sumber, kejadian perampokan ini terjadi pada Sabtu, (3/4/2021) dini hari. Lampu rumah korban, tiba-tiba mati. Korban bernama Ari yang notabene pegawai negeri sipil (PNS) itu keluar rumah untuk menyalakan aliran listrik.

Saat listrik dinyalakan kembali, korban masuk ke rumah. Namun, beberapa langkah menuju kamar listrik kembali mati. Kemudian korban balik ke keluar rumah. Saat hendak menyalakan listrik lagi dirinya sudah dikalungi celurit.

Baca juga: Seleksi JPT Pratama Bojonegoro Masuki Tahap Presentasi dan Wawancara, Pansel Uji Kompetensi Peserta

“Dari penuturan Pak Ari pelaku berlogat luar Jawa mengancam hendak menghabisi seluruh penghuni rumah,” terang salah satu tetangga korban yang enggan disebut namanya, Minggu (4/4/2021) seperti dikutip dari laman beritajatimcom.

Masih menurut warga tersebut, korban sangat ketakutan dan yang diminta penjahat diturutinya. Antara lain menunjukkan tempat penyimpanan uang tunai sebesar Rp 7 juta, tempat perhiasan, kunci dan STNK motor Honda Beat diserahkan kepada pelaku.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsekta Gresik AKP Inggit Prasetyanto mengaku masih melakukan penyelidikan.

Baca juga: Dapur MBG di Sumenep Terancam Direlokasi, Sejumlah Kecamatan Kelebihan Kuota

“Doakan bisa terungkap dan tertangkap pelakunya. Sebab, anggota di lapangan masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru