KLIKJATIM.Com | Lamongan--Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa turun langsung ke pasar di daerah untuk memastikan stok sembako aman menjalang Ramadan. Hal itu dilakukan karena biasanya harga sembako terkerek naik jelang bulan Ramadhan karena permintaan naik.
[irp]
Baca juga: Gangguan Dua Pembangkit Besar, PLN Kejar Pemulihan Sistem Kelistrikan Jawa dan Pasokan Batu Bara MRC
Namun Khofifah menemukan sejumlah komoditas yang over suplai, sehingga walau permintaan tinggi, harga tetap stabil.
"Hari ini saya pastikan kalau stok sembako semua dalam keadaan aman," tutur Khofifah di sela-sela blusukan ke Pasar Sidoharjo Lamongan, Minggu (04/4/2021).
Di antara jenis komoditi, lanjut Khofifah, beras menjadi sembako yang stoknya paling aman lantaran kelebihan suplai. Pasalnya saat ini tengah memasuki musim panen raya.
"Beras malah (sekarang ) over suplai, ada penurunan (harga) karena sedang panen raya. Bulog sudah menyerap lebih banyak minggu ini semoga (harga) segera stabil. Gula, daging ayam, telur, juga semua dalam keadaan sangat aman," bebernya.
Baca juga: Dongkrak Daya Saing SDM, Kemnaker Buka PVN Batch 3 dengan Target 20 Ribu Peserta
Gubernur pun mengajak masyarakat agar tidak melakukan pembelian atau belanja secara berlebihan, agar stok tetap terjaga dan harga stabil.
"Jangan (sampai) ada yang kemudian memborong berlebihan. Semua kita jaga, insyaallah semua stabil dan stok aman," himbaunya.
"Kita lihat (pantau) sembako stabil, bahkan beberapa komoditas relatif turun harganya. Seperti beras dan telur. Kemudian ada yang di luar sembako masih harganya dinamik, ada cabai misalnya. Mudah-mudahan semuanya tetap terjaga stabil," harapnya.
Kedatangan Khofifah ke Lamongan selain untuk memantau harga dan kecukupan stok sembako menjelang Ramadan, juga dilakukan bagi-bagi masker pada pengunjung pasar serta membagikan sembako dengan didampingi Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. (mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar