KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Seorang buruh tani di Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji tersambar petir, Minggu (24/1/2021) siang. Pria asal warga Dusun Krajan, Desa Oro-Oro Bulu, Kecamatan Rembang itu tewas di tempat.
[irp]
Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf
Sanusi, salah seorang saksi mata mengatakan, korban bersama rekan-rekannya sedang memanen padi milik Khomsin, warga setempat. Sekitar pukul 13.30, hujan deras mengguyur dan sebagian petani istirahat.
Namun korban tetap melanjutkan pekerjaannya. Sampai kemudian, petir menyambar korban.“Pas hujan tadi, teman-teman sudah ada yang istirahat, tapi almarhum masih ingin lanjut, akhirnya tersambar petir,” jelas Sanusi seperti dikutip dari situs WartaBromo.
Sementara itu, Kepala Desa Gajahbendo Teguh Suharto mengungkapkan, korban sedianya bersama 9 buruh lain sedang menggarap sawah milik warga setempat. Sesaat ketika hujan, korban yang memegang bagian mesin perontok padi memilih melanjutkan pekerjaan.
Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'
“Korban memilih melanjutkan pekerjaan ketika hujan mengguyur, akhirnya korban tersambar petir,” tandasnya.
Teguh menambahkan, akibat tersambar petir, korban mengalami luka berat di bagian dada. Oleh rekan-rekannya, korban dibawa ke Balai Desa setempat menunggu pihak kepolisian melakukan olah TKP.
Baca juga: Honda Premium Matic Day Blitar Meriahkan Akhir Pekan, Padukan Komunitas Motor dan Program UKH
“Korban langsung dibawa ke balai desa sama rekan-rekannya. Saat ini menunggu pihak kepolisian. Nantinya akan dibawa ke rumah duka,” tutupnya. (hen)
Editor : Redaksi