KLIKJATIM.Com | Sumenep – Pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Sumenep, Madura, belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat. Hingga akhir tahun 2025, realisasi program tersebut baru menyentuh angka sekitar 21 persen dari target nasional sebesar 36 persen.
PKG merupakan salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan agar masyarakat dapat mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini.
Di Kabupaten Sumenep, layanan PKG dilaksanakan melalui 30 Puskesmas yang tersebar di wilayah daratan hingga kepulauan. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Ellya Fardasah, memastikan seluruh Puskesmas telah difungsikan sebagai lokasi pelayanan.
“Seluruh Puskesmas di Sumenep sudah membuka layanan PKG tanpa terkecuali,” ujar Ellya, Minggu (28/12) sore.
Ia menjelaskan, jenis pemeriksaan dalam program PKG disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok usia. Mulai dari layanan kesehatan bagi bayi dan anak, kelompok usia produktif, hingga pemeriksaan rutin bagi masyarakat lanjut usia.
Dari sisi teknis, pendaftaran PKG telah terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan dan dilakukan secara daring. Namun, Dinkes P2KB memberikan kemudahan khusus bagi warga lanjut usia yang mengalami kendala dalam penggunaan teknologi digital.
“Bagi lansia yang tidak terbiasa mendaftar secara online, petugas Puskesmas siap membantu proses pendaftaran secara langsung,” jelasnya.
Ellya menegaskan, pihaknya terus berupaya mempermudah akses layanan PKG agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa hambatan administratif maupun teknis. Dengan begitu, manfaat program nasional ini diharapkan dapat dirasakan secara merata.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat bisa mengakses layanan ini dengan mudah, sehingga tujuan PKG untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat tercapai,” pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar